Beranda News Bandarlampung PPDB SMPN Program Biling di Bandarlampung Dibuka pada 2-5 Juli 2018

PPDB SMPN Program Biling di Bandarlampung Dibuka pada 2-5 Juli 2018

391
BERBAGI

TERASLAMPUNG. COM — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Bina Lingkunga (Biling) SMPN sudah dibuka sejak tangal 2 Juli dan akan ditutup tanggal 5 Juli 2018.

“Kami sudah membuka pendaftaran untuk siswa Biling sejak tanggal 2 Juli lalu dan kami tutup tanggal 5, selanjutnya kami akan melakukan survey pada tanggal 6 sampai 7 Juli,” jelas Kepala SMPN 16 Purwadi saat ditemui Teras Lampung di kantornya,Selasa (3/7)

Hal yang sama juga dilakukan di SMPN 23 yang berada di kawasan Jalan Soedirman, menurut Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang kesiswaan Mirza pihaknya bahkan sudah melakukan survey ke pendaftar yang melalui
jalur Biling.

“Kami cicil pak, kalau kita ikut jadwal yaitu pada tanggal 6 sampai 7 Juli kami bisa keteteran,” ujar Mirza

Untuk siswa yang mendaftar melalui jalur Biling SMPN di Bandarlampung mengikuti Permendikbud No. 14 tahun 2018 tentang PPDB, dimana di aturan menteri tersebut terdapat aturan zonasi.

“Untuk anak – anak Biling kita terapkan zonasi sesuai aturan menteri kami menerima siswa – siswi dari yang terdekat dengan sekolah,” jelas Panitia PPDB SMPN 1 Bandarlampung AB Harianto.

Sayangnya, semua sekolah tidak bisa menyebut jumlah anak Biling yang akan diterima sebab penentuan kuota tersebut akan dirapatkan oleh semua Kepala SMPN se -Bandalampung.

“Rapat koordinasi seluruh Kepsek SMPN itu berunding untuk membagi dan menentukan anak tersebut sekolah mana yang terdekat,” kata Purwadi.

Pada hari kedua pendaftaran siswa jalur Biling sudah mulai sepi,
berbeda dengan kemarin saat pembukaan, di SMPN 1, 23, 17 dan 16 hanya satu dua orang tua yang mendaftarkan anaknya malui jalur Biling.

Sementara itu pendaftaran bagi siswa siswi reguler mulai dibuka pada tanggal 9 – 11 Juli yang akan datang.

Pendaftaran siswa reguler yang bisa dipantau melalui online ini tidak menggunakan aturan zonasi.

“Kebijakan Pemerintah Kota Bandarlampung zonasi hanya diberlakukan bagi anak – anak biling, sementara untuk yang reguler tidak diberlakukan,” jelas Kepsek SMPN 16 Purwadi.

SMPN di Bandarlampung tidak banyak menerima siswa – siswi reguler, sebab yang diutamakan adalah siswa Biling, di SMPN 16 tahun 2017 hanya menerima 80 anak dari jalur reguler sedangkan Biling 320 anak.

“Kami menyiapkan 10 kelas untuk anak Biling tiap kelas berisi 32 anak didik, sementara anak reguler sekarang ini hanya 80 anak,” katanya.

Walikota Bandarlampung, Herman HN, mengimbau warga Bandarlampung bisa memanfaatkan PPDB SMPN program Biling dengan baik.

“PPDB sekarang ini sama seperti tahun tahun sebelumnya 70 persen minimal SMPN menerima siswa Biling,” katanya,usai mengikuti Sidang Paripurna di DPRD Kota Bandarlampung, Selasa (3/7/208).

Dandy Ibrahim