PPKM Level 2, Pemkab Lampura Masih Terapkan Pembagian Sistem Kerja

  • Bagikan
Kantor Pemkab Lampung Utara
Kantor Pemkab Lampung Utara

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Lantaran masih terkena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, Pemkab Lampung Utara ‎masih tetap menerapkan sistem kerja dari kantor dan di rumah. Keputusan ini berlaku hingga tanggal 4 Oktober mendatang.

“Sistem kerja di lingkungan Pemkab Lampung Utara masih menerapkan bekerja dari kantor dan rumah. Itu dikarenakan Lampung Utara masih termasuk daerah yang terkena PPKM level 2,” kata Kepala Bagian Organisasi di Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Mulyadi Tohir, Rabu (29/9/2021).

Ia menjelaskan, pembagian sistem kerja ini dilandasi oleh surat edaran yang dikeluarkan oleh Sekretariat Daerah. Surat dengan nomor : 060 / 594 / 08 – LU /2021 itu berisikan tentang sistem kerja ASN selama PPKM level 2 di masa pandemi Covid-19. Dasar surat itu sendiri mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, 3, 2, dan 1, serta mengoptimalkan Posko penmangan Covidiw9 di desa dan kelurahan.

“Jadi, 50 persen bekerja di rumah, dan 50 persen bekerja di kantor dengan protokol kesehatan yang lebih ketat,” terangnya.

Pengaturan mengenai jumlah pegawai yang masuk dalam sistem kerja di rumah dan di kantor tersebut sepenuhnya merupakan wewenang kepala perangkat daerah masing – masing. ‎Meski begitu, sasaran kinerja dan target kerja bawahannya harus tetap diperhatikan selama penerapan sistem tersebut.

“Yang mengatur tentang hal itu adalah kepala perangkat daerah terkait,” kata dia.

Menurut Mulyadi, pelaksanaan penyesuaian sistem kerja yang dilakukan‎ itu tidak boleh mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayananan pada masyarakat. Kepala perangkat daerah diperbolehkan menetapkan lebih dari lima puluh persen bawahannya bekerja dari rumah jika dirasa kebijakan kerja dari kantor akan berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan.

“SE ini berlaku hingga tanggal 4 Oktober mendatang. Setelahnya akan ada kebijakan baru tergantung dengan perkembangan situasi terkini,” paparnya.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page