PPKM Mikro di Bandarlampung: Ada Titik Penyekatan, Mal-Swalawan Tutup Pukul 17.00 WIB

  • Bagikan
Petugas BPBD Kota Bandarlampung melakukan penyemprotan disinfektan di jalan-jalan protokol, Senin (5/7/2021).
Petugas BPBD Kota Bandarlampung melakukan penyemprotan disinfektan di jalan-jalan protokol, Senin (5/7/2021).

TERASLAMPUNG.COM — Menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandarlampung mengaktifkan kembali lima posko penyekatan. Lima posko tersebut berada di Panjang, Lematang, Sukarame, Rajabasa dan Kemiling.

Selain itu, dari hasil rapat Satgas Covid-19 mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, Satgas Covid-19 Bandarlampung juga menginformasikan jam operasional pusat perbelanjaan, pasar swalayan, toko modern yang sampai dengan pukul 17.00 WIB.

“Untuk kegiatan usaha restoran dan pedagang pinggir jalan/angkringan dapat buka sampai dengan pukul 20.00 WIB. Sedangkan kafe, karaoke, diskotek, pub, spa, panti pijat, billiard, lapo tuak, dan tempat hiburan lainnya ditutup sementara waktu,” seperti yang tertuang dalam hasil rapat tersebut.

Yang diizinkan buka hingga 24 jam adalah layanan makanan melalui pesan-antar / dibawa pulang (drive thru).

Sedangkan kegiatan pada area publik (fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum atau area publik lainnya) ditutup untuk sementara waktu. Sama halnya dengan kegiatan seni, budaya dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya dan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) juga ditutup untuk sementara waktu.

Hal yang sama untuk pelaksanaan kegiatan rapat, seminar dan pertemuan luring (lokasi rapat/seminar/pertemuan ditempat umum yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) juga untuk sementara.

Untuk pengusaha hotel /penginapan/ dan sejenisnya diinformasikan tidak diperbolehkan menerima tamu dari luar kota sampai dengan tanggal 20 Juli 2021.

Satuan Tugas Covid-19 Kota Bandarlampung juga akan membuat Tim Pemakaman kecamatan dengan personil 10 (sepuluh) orang (teknis lebih lanjut) dan akan membantu menyiapkan APD ke Tim Satuan Tugas Kecamatan untuk tim penyemprotan.

Satgas mengingatkan masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat yaitu Memakai Masker, mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi (5 M).

Rapat Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung yang dipimpin ketuanya Walikota Eva Dwiana bersama Kapolresta Kombes Pol Yan Budi Jaya, Dandim Kolonel Inf Romas Herlandes, Kajari Abdullah Noer Deny serta Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang Timur Pradoko mengingatkan bila terjadi pelanggaran terhadap aturan tersebut akan dikenakan sanksi.

Sanksi berdasarkan, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 212 sampai dengan Pasal 218, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Peraturan Daerah, Peraturan Kepala Daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya yang terkait.

Sedangkan untuk pelaku usaha, restoran, pusat perbelanjaan, transportasi umum yang tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri dengan penutupan usaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketentuan dari Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung ini berlaku mulai tanggal 6 Juli 2021.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan