PPMKM, Pedagang di Taman Gajah Bandarlampung Menjerit

  • Bagikan
Pertemuan pedagang Taman Gajah dengan Kepala Lingkungan (Kaling) II Kelurahan Enggal Suhatsyah.
Pertemuan pedagang Taman Gajah dengan Kepala Lingkungan (Kaling) II Kelurahan Enggal Suhatsyah.

TERASLAMPUNG.COM — Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Bandarlampung berdampak signifikan terhadap ekonomi pedagang di sekitar Taman Gajah, Enggal, mereka tidak bisa berusaha tapi tidak mendapat bantuan dari pemerintah.

Berharap dapat berusaha kembali, puluhan pedagang itu mendatangi rumah Kepala Lingkungan (Kaling) II Kelurahan Enggal Suhatsyah dengan harapan aspirasinya bisa disampaikan ke Pemkot Bandarlampung.

“Setelah kemarin mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak berdagang, mereka menemui jalan buntu, sehingga mereka meminta kepala lingkungan untuk menjembatani nasib mereka kedepannya,” kata koordinator pedagang di Taman Gajah Alvian As Gopal usai bertemu Kaling, Rabu 18 Agustus 2021.

Menurutnya, para pedagang meminta kepastian dan solusi serta meminta dilibatkan dalam rencana Pemkot untuk menata ulang atau relokasi pedagang di Taman Gajah.

“Ada beberapa pertanyaan dari para pedagang, diantaranya sampai kapan mereka tidak diizinkan untuk berdagang. Selain itu,  kami minta kejelasan terkait penataan ulang ini (Taman Gajah) inginnya terlebih dahulu sebelum dilakukan relokasi kami mengharapkan diadakan musyawarah secara langsung,” katanya.

Sementara itu, Nurhasanah,  pedagang es di Taman Gajah, mengatakan kedatangan mereka di rumah kepala lingkungan dengan harapan mendapatkan jalan keluar yang terbaik.

“Sampai kapan kita diistirahatkan, karena ini urusan perut. Kalau memang kita harus mengikuti peraturan pemerintah kita akan ikuti. Cuma tolong pemerintah juga mengerti dengan keadaan kita, kita harus makan. Jadi intinya kita minta kepedulian dari pemerintah, seperti adanya bantuan, kita tidak ada tuntutan,” harapnya.

Sedangkan Iis, pedagang jajanan Korea, berharap bisa bertemu dan berdialog dengan Walikota Eva Dwiana untuk menyampaikan aspirasinya.

“Bagaimana  caranya supaya kami bisa bertemu dengan Bunda Eva dan berharap Bunda memberikan izin kami bisa berdagang lagi,” katanya.

Kepala Lingkungan (Kaling) II Kelurahan Enggal,  Suhatsyah, mengaku dia tidak bisa memberikan kebijakan apa-apa dan aspirasi para pedagang ini akan disampaikan ke lurah dan camat.

“Secepatnya saya akan laporkan pertemuan ini ke lurah dan Camat Enggal,” katanya.

  • Bagikan