Beranda Hukum Praktisi Hukum Soroti Lambannya Penanganan Kasus Mantan Wabup Lampung Utara

Praktisi Hukum Soroti Lambannya Penanganan Kasus Mantan Wabup Lampung Utara

175
BERBAGI
Iwansyah Mega
Iwansyah Mega

TERASLAMPUNG.COM — Praktisi hukum di Lampung Utara menyoroti lambannya penanganan perkara dugaan penggelapan mobil dinas yang dilakukan mantan Wakil Bupati Lampung Utara Sridodo. Pihak kepolisian diminta segera menyelesaikan berkas perkara mantan ‎Wabup Sri Widodo sesuai saran dan arahan dari pihak kejaksaan.

BACA: Dituduh Gelapkan Empat Mobil, Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo Dipolisikan

“Kami minta pihak kepolisian segera menyelesaikan berkas perkara mantan Wabup Sri Widodo sesuai saran dan arahan dari kejaksaan,” kata Iwansyah Mega, salah seorang praktisi hukum Lampung Utara, Rabu (14/8/2019).

Penyelesaian berkas perkara ini sangat diperlukan supaya persoalan yang melilit Sri Widodo dapat dilanjutkan ke pengadilan. Sepanjang belum dinyatakan lengkap atau P21 maka persoalan tersebut masih menjadi kewenangan pihak kepolisian dan tidak akan bisa masuk ke persidangan.

“‎Semoga semangat kemerdekaan RI dapat membuat pihak Polres Lampung Utara lebih semangat dalam menyelesaikan perkara ini sehingga dinyatakan lengkap atau p21 oleh kejaksaan,” harap dia.

Sebelumnya, DPC Pospera Lampung Utara mengkritisi lambannya langkah aparat penegak hukum dalam menangani kasus dugaan penggelapan empat mobil dinas yang menyeret nama mantan Wakil Bupati Sri Widodo.

“Kami nilai penanganan kasus yang menyeret nama pak Sri Widodo terbilang lamban. Padahal, kasus ini kan sudah ditangani sejak medio April lalu,” kata Sekretaris DPC Pospera Lampung Utara, Yoki Agung Malian.

Sri Widodo sendiri dilaporkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset dengan dugaan penggelapan empat mobil dinas yang pernah dipakainya.‎ Laporan ini rupanya membuat Sri Widodo keder sehingga yang bersangkutan perlahan – lahan mengembalikan tiga unit mobil dinas yang disoal itu.

Ketiga mobil itu, yakni Toyota Innova putih BE 2334 JZ, Toyota Innova hitam BE 234 JZ, Suzuki Vitara hitam BE 1023 JZ, sedangkan mobil Isuzu Panther BE 1029 JZ‎‎ sampai saat ini tidak jelas juntrungannya.‎ Belakangan, satu unit mobil Isuzu Panther yang belum dikembalikan ternyata telah dikembalikan oleh Sri Widodo. Dengan demikian, seluruh mobil dinas yang dipersoalkan telah dikembalikan.‎

Feaby Handana

Loading...