Prang! Pecahlah Kaca Kantor Gedung Satu Atap Pemkot Bandarlampung

Kaca Gedung Satu Atap Pemkot Bandarlampung dipecahkan warga yang marah,Kamis (19/4/2018).
Kaca Gedung Satu Atap Pemkot Bandarlampung dipecahkan warga yang marah,Kamis (19/4/2018).
Bagikan/Suka/Tweet:

Dandy Ibrahim| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Warga Bandarlampung yang sedang antre untuk mengurus surat-surat di Gedung Satu Atap (Satap) Pemkot Bandarlampung, Kamis siang (19/4/2018) dikejutkan suara keras: Praaang!

Sebagian pengantre dan anggota Sat Pol PP serentak berlari ke arah sumber bunyi. Banyak pula pengunjung Gedung Satap yang sedang mengantre di lokat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berlari ke luar gedung karena takut.

Para anggota Sat Pol PP kaget ketika melihat kaca bagian depan gedung Satap pecah. Seorang pria tampak berlari dari depan gedung Satap.

“Tangkap, tangkap!” teriak seorang anggota Sat Pol PP.

Pria muda itu pun dikejar dan akhirnya ditangkap. Ada yang emosi sempat memukul pelaku di dahi pelaku tampak benjol dan ada sedikit darah yang mengalir.

Ketika ada petugas lainnya yang hendak memukul pelaku, teman – temannya menghalangi agar tidak main hakim sendiri.

Pelaku yang  mengaku bernama Ariefaldi (26 tahun) kecewa karena dalam akte kelahiran anaknya ditulis anak kandung. Sedangkan menurutnya anak tersebut bukan anak kandungnya.

Ketika ditanya Povos Pol PP Pemkot Bandarlampung, jawaban Arif mbulet. Ketika ditanya KTP, Arif mengaku tidak memiliki kartu identitas baik itu KTP juga SIM.

“Sepeda motor saya sudah saya jual pak,” jawaban Arif saat petugas menanyakan kartu indentitasnya.

Kaca setebal 10 milimeter di Kantor Satu Atap Pemkot Bandarlampung dipecahkan Arif dengan menggunakan kunci inggris.