Pria Asal OKI Ini Mengaku Menjambret karena Kehabisan Ongkos

  • Bagikan
Kapolsekta Tanjungkarang Barat, AKP Harto Agung Cahyono, menginterogasi tersangka Faisal, Jumat (16/12/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Barat menangkap Faisal (25) karena menjambret ponsel milik seorang guru PNS berinisial DA warga Natar, Lampung Selatan. Tersangka Faisal mengaku, ia nekat menjambret karena kehabisan ongkos dan butuh uang untuk pergi ke Jakarta.

“Saya terpaksa menjambret karena butuh uang pergi ke Jakarta,”ucapnya dihadapan awak media, Jumat (16/12/2016).

Faisal mengaku, saat itu ia sedang dalam perjalanan dari kampung halamannya OKI, Sumatera Selatan dan akan pergi menuju ke Jakarta. Menurutnya, ia ke Jakarta karena ingin masuk kerja kembali setelah curi selama dua minggu.

“Saya pulang kampung karena dapat jatah cuti dan kangen dengan orangtua,”ujar pria yang kedua lengannya dipenuhi tato itu.

Setelah habis masa cutinya, kata Faisal, selanjutnya ia berangkat lagi menuju ke Jakarta. Hanya berbekal uang yang pas-pasan, lalu ia tetap berangkat menggunakan moda bus.

“Selama di perjalanan saya berganti-ganti bus, hingga akhirnya bus yang saya tumpangi hanya sampai di Bandarlampung saja,”ungkapnya.

Lihat Halaman 2

  • Bagikan