Beranda News Peristiwa Prihatin Tsunami, Malam Tahun Baru 2019 di Lampung Diprediksi Sepi

Prihatin Tsunami, Malam Tahun Baru 2019 di Lampung Diprediksi Sepi

274
BERBAGI
Pesta kembang api d Tugu Pengantin, Lungsir, Bandarlampung pada tahun baru 2016.

TERASLAMPUNG.COM — Perayaan malam tahun 2019 di sejumlah daerah di Lampung diprediksi tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya yang diwarnai dengan pesta kembang api atau hiburan pentas musik. Salah satu penyebabnya adalah adanya keprihatinan bersama atas musibah tsunami di Selat Sunda yang menerjang sebagian besar wilayah pesisir Lampung Selatan pada 22 Desember 2018 lalu.

Prihatin terhadap kondisi korban tsunami yang saat ini masih banyak tinggal di tenda-tenda pengungsian, sejumlah kepala daerah di Lampung mengeluarkan surat edaran berupa imbauan kepada warganya agar tidak merayakan tahun baru secara berlebihan. Bahkan, ada kepala daerah yang mengganti perayaan tahun baru dengan pengajian atau istigoshah.

BACA: Prihatin Tsunami Selat Sunda, Bupati Lambar Ganti Perayaan Tahun Baru dengan Pengajian

Terkait perayaan tahun baru 2019, Bupati Pesisir Barat Agus Tstiqlal misalnya, mengeluarkan surat edaran bagi seluruh kepala OPD, Kabag, Camat Se Kabupaten Pesisir Barat untuk tidak meninggalkan tempat mulai dari tgl 31 Desember 2018 sampai dengan 4 januari 2019.

Semua kepala OPD, Camat, Peratin Se Kabupaten Pesisir Barat untuk tidak menggelar acara yang berbentuk hiburan atau pesta dalam bentuk apa pun.

Malam tahun baru 2016 di Lampung Selatan.

“Sebagai pengganti acara hiburan sebagai mana tahun – tahun sebelumnya agar seluruh kepala OPD, Camat, Peratin se kabupaten pesisir barat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan di wilayah masing- masing (contoh: pengajian bersama, zikir bersama),” kata Agus dalam surat edarannya.

Imbauan serupa juga disampaikan Gubernur Lampung, Walikota Bandarlampung, Bupati Lampung Selatan, Bupati Pringsewu, Bupati Lampung Barat, dan Bupati Lampung Utara.

 

Loading...