Program Jaminan Kesehatan Masih dalam Pembahasan

  • Bagikan
Kepala Humas Dinas Kesehatan Lampungm, dr. Asih Hendrastuti. (Foto: Teraslampung.com/Mas Alina)

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sedang membahas bagaimana pelaksanaan program pemerintah tentang jaminan kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Lampung.

Kepala Humas Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Asih Hendrastuti mengatakan sampai saat ini program pemerintah pusat yang diluncurkan pada 3 November 2014 itu sedang dibahas antara Dinas Kesehatan dengan Asisten III bidang kesejahteraan rakyat Elya Muchtar .

“Pemda Lampung bersama-sama dengan dinas kesehatan sedang membahas program jaminan kesehatan  Kartu Indonesia Sehat (KIS)   dengan asisten III.  Tentang sejauh mana persiapannya kita masih tunggu hasilnya bagaimana,” kata Asih, Rabu (19/11).

Tentang data penerima KIS, kata Asih, pihaknya masih belum mengetahui pasti bagaimana. Yang jelas leading sector-nya Dinas Sosial.

 “Kami sendiri belum tau pasti siapa saja pihak-pihak yang berhak masuk dalam  program KIS ini. Yang pasti leading sektornya dinas social. Sedangkan data penerima Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berasal dari data yang dibuat BPS,” jelasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo meluncurkan kartu penunjang program kesehatan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS), Senin, 3 November 2014. Puluhan ribu kartu penjamin kesehatan itu dibagikan kepada warga tak mampu di 19 kota.

Sebelumnya, sejumlah program jaminan kesehatan juga telah diluncurkan pemerintah, seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS). JKN merupakan program jaminan kesehatan yang diterapkan secara nasional dan ditangani oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Jangkauan JKN terbatas pada keluarga miskin, bukan untuk perseorangan. Sedangkan jangkauan KIS lebih luas, yaitu mencapai masyarakat miskin dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Calon penerima KIS akan didata oleh Kementerian Sosial, lalu didaftarkan ke BPJS untuk menerima kartu sakti itu. Jika masyarakat umum ingin mendaftar secara swadaya, ia bisa datang ke kantor BPJS terdekat.

Mas Alina Arifin

Baca: Kantor Pos Kalianda Belum Dapat Jadwal Pencairan Dana KPS/KKS

  • Bagikan