Beranda Teras Berita Program MenCare+ Diaprisiasi Warga Bandarlampung

Program MenCare+ Diaprisiasi Warga Bandarlampung

181
BERBAGI

Syailendra Arif/Teraslampung.com

Bandarlampung—Sejumlah warga Kota Bandarlampung mengapresiasi positif program MenCare+  sebagai upaya menumbuhkan kepedulian kaum lelaki terhadap kaum perempuan setempat dan bergabung menjadi relawan.
 
Koordinator Distrik Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Lampung Anggalana,mengungkapkan apresiasi itu menyusul digelarnya serangkaian kegiatan program Man Care oleh PKBI Lampung dan Rutgers WPF.

Belum lama ini, misalnya, PKBI dan Rutgers WPS menggelar pelatihan relawan  MenCare di aula institusi tersebut dengan peserta berasal dari masyarakat Kelurahan Sumberrejo dan Kelurahan Sumberagung Kecamatan Kemiling Kota Bandarlampung.
   
“Pelatihan Fasilitator Kelompok Remaja ini ditujukan untuk mendorong remaja menjadi agen sosialisasi program MenCare dan berperan aktif dalam diskusi komunitas di setiap wilayah desa/kelurahan, dengan terlebih dahulu melalui proses rekruitmen anggota,” kata Anggalana, Selasa (22/4).
   
Masing-masing peserta pelatihan diharapkan dapat merekrut satu orang peserta sehingga dalam satu desa paling tidak terdapat 24 remaja yang aktif melakukan diskusi komunitas.
   
“Saya mengucapkan terima kasih karena diajak terlibat program ini. Dengan waktu yang singkat ini mungkin pemahaman kami masih kurang. Bagi kami atau saya pribadi, pendidikan ini sangat penting dan yang paling saya ingat bahwa menjadi ayah harus bisa membantu istri agar keluarga harmonis dan tidak ada ketimpangan gender,” ujar Nurhadi, salah seorang relawan.

Nurhadi membenarkan bahwa seorang suami bertugas mencari nafkah bagi keluarga. Namun, kata dia, ada spiritual jika suami melakukan pekerjaan rumah tangga pun ada ganjarannya sehingga kalau isteri sakit dia bisa melakukan pekerjaan rumah.
 
“Saya senang dan bangga ikut serta dalam kegiatan ini dan menjadi relawan MenCare semoga tercapai perubahan. Saya sangat setuju dengan yang disampaikan tentang kekerasan terhadap perempuan, karena seharusnya laki- laki itu harus ada perasaan, atas dasar apapun tidak menggunakan kekerasan sebagai wujud menunjukkan kekuatan dan keinginan supaya dipatuhi oleh perempuan,” ujar relawan lain, Ali Bana.
   
Hal serupa diungkapkan Ali Bana. Menurut Ali, program MenCare memberikan banyak pengetahuan, salah satunya mengenai AIDS yang dulu dirinya tidak tau banyak mengenai hal itu.
   
“Tapi dengan di sini saya jadi tahu apa dampak dan resiko dari perilaku berisiko. MenCare yang terbaik, semoga dapat saya share kepada teman-teman dan keluarga saya,” katanya.
 
Direktur Eksekutif PKBI Lampung, Herdimansyah, mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan setelah melakukan pelatihan refreshing  bagi relawan program MenCare Tahun 2013.
 
“Kegiatan pelatihan menggunakan modul yang diperoleh manager program MenCare dan koordinator program Bandarlampung ketika mengikuti pelatihan di Yogyakarta ditambah pengalaman melakukan kegiatan-kegiatan pelatihan sebelumnya,” kata dia.
 
Selain Herdimansyah, fasilitator kegiatan MenCare berasal dari fasilitator lokal yang dimiliki PKBI antara lain Enny Nadia Simanjorang, Anggalana dengan didukung  Sindung Haryanto, Rahmad Cahya Aji, Dwi Hafsah H,  Regina Locita Pratiwi, Heriyansyah, dan Rena Utari.

Loading...