Program RIS PNPM Jadi Stimulan Partisipasi Masyarakat

  • Bagikan

Supriyanto/Teraslampung.com

Sekda Lampung Tengah Adi Erlansyah



GUNUNGSUGIH- Sebagaimana kita keratahui Rural Infrastructure Support to program nasional pemberdayaan masyarakat (RIS-PNPM) Mandiri, merupakan salah satu program pemerintah dalam penangulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat,  Berbagai program yang dilaksanakan RIS-PNMPM adalah  upaya untuk membangun infrastruktur dan menggerakan kegiatan ekonomi masyarakat.

”Program ini bisa menjadi stimulasi partisipasi masyarakat, sehingga masyarakat juga merasa bahwa program pembangunan harus bisa dipelihara. Itu yang saya lihat, manfaatnya cukup besar dari keberadaan program RIS- PNPM ini, “ kata Sekda Kabupaten Lampung Tengah Adi Erlansyah, kepada teraslampung.com, Kamis (4/12).

Dengan akan berakhirnya program RIS- PNPM tahun ini, tegas Adi,  Pemkab Lampung Tengah  tetap akan memberikan support, karena dalam program RIS-PNPM ada pendampingan dana  yang selalu dianggarakan didalam APBD.  Diakuinya, bentuk program seperti RIS-PNPM ini sangat ditunggu, terutama untuk menggerakan daerah-daerah yang masih tertinggal pembangunannya.

Dengan program ini diharapkkan bisa memancing semangat masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan. Tahun ini kata dia, Pamkab Lampung Tengah menganggarkan dana pendampingan untuk RIS-PNPM sebesar sekitar tujuh persen dari APBD.

”Program  akan dilanjutkan atau tidak kita belum tahu, itu nanti tugas  kabinet yang baru. Pemkab Lampung Tengah akan tetap memberikan perhatian penuh terhadap program ini, walaupun nanti mungkin akan ganti baju dengan program serupa,”katanya.

Adi mengaku bangga dengan kegiatan RIS PNPM, terutama  yang dilaksanakan di Lampung Tengah berjalan dengan baik dan bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat. Sejak tahun 2009 di mulainya program RIS-PNPM hingga tahun ini dana yang di kucurkan ke Lampung Tengah sudah mencapai sekitar Rp86 miliar.

Program ini, lanjutnya, sangat besar manfaatnya untuk pengembangan pembangunan  masyarakat khususnya di kampung-kampung, dan desa-desa tertinggal. Kita ketahui pembangunan ini tentu tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah, tetapi juga menjadi tanggungjawab seluruh stakeholder termasuk masyarakat.

”Walaupun tahun ini hanya 21 kampung di Lampung Tengah yang menerima program RIS- PNPM tetapi, saya pikir program ini sudah memberikan manfaat yang cukup banyak. Saya harap program ini tidak sia-sia dan bisa dilanjutkan dan hasil pembangunan tetap bisa dipelihara oleh masyarakat,”katanya.

  • Bagikan