Program Studi Teknologi Pangan Itera Pererat Kerjasama dengan B2TP-BPPT

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM,¬†Lampung Tengah — Program Studi Teknologi Pangan Institut Teknologi Sumatera melakukan kunjungan ke Balai Besar Teknologi Pati, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (B2TP-BPPT) pada Jumat pagi, 18 Juni 2021.

Kunjungan ini diwaliki enam dosen Teknologi Pangan Itera, diantaranya Dea Tio Mareta, S.TP., M.Sc. dan Zada Agna Talitha, S.TP., M.Si. mewakili kelompok keilmuan Kimia dan Gizi Pangan, Isnaini Rahmadi, S.TP, M.Si. mewakili kelompok keilmuan Rekayasa Proses dan Pengolahan Pangan, serta Ilham Marvie, S.TP, M.Si. dan Syahrizal Nasution, S.Pt., M.Si. mewakili kelompok keilmuan Mikrobiologi dan Bioteknologi Pangan.

Rombongan dosen Itera disambut oleh Dr. Hardaning Pranamuda, M.Sc selaku Kepala B2TP, Dr. Ika Mulawati Purwanti Noviana selaku Kabid Teknologi Pati, Novi Kuswardani, S.T. sebagai Kasub Tata Usaha, Palupi Tri W., S.T., MEngSc. sebagai Kasub Bidang Produksi Pati Farmasi serta jajaran B2TP lainnya.

Kunjungan ini merupakan lanjutan dari MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani kedua belah pihak. “Kami berharap mahasiswa Teknologi Pangan dapat melakukan program pendidikan di B2TP ini, seperti Kerja Praktik, magang, dan implementasi kampus merdeka” ujar Ilham Marvie mewakili dosen Teknologi Pangan Itera. Ia pun menambahkan terkait kemungkinan kolaborasi riset dan penelitian untuk mewujudkan program Itera for Sumatera.

Di lain pihak, B2TP menyambut baik kunjungan Itera. “Kami menyambut baik kunjungan dosen-dosen Teknologi Pangan Itera” ucap Hardaning dalam sambutannya. Beliau kemudian mempersilakan seluruh peserta untuk melihat fasilitas-fasilitas yang tersedia di B2TP. Hal ini dimaksudkan untuk menentukan peluang kerjasama yang dapat dilakukan. “Bentuk kerjasama ini merupakan bagian dari layanan jasa B2TP kepada mitra, baik industri maupun perguruan tinggi” lanjut beliau.

Seperti diketahui, bahwa B2TP telah mengembangkan berbagai produk olahan pati, baik dibidang pangan, farmasi hingga pertambangan. Beberapa produk yang telah dikembangkan diantaranya Beras Sigerku yang berbahan baku tepung singkong, Beras Sehatku berbahan baku tepung jagung, Beras Tiwul berbahan tepung gaplek dan lain sebagainya. Oleh karena itu, penting untuk senantiasa bekerjasama antara kedua belah pihak.

  • Bagikan