Beranda News Nusantara Program Susur Sungai: 4 Siswa SMPN 1 Turi Sleman Meninggal, 6 Dikabarkan...

Program Susur Sungai: 4 Siswa SMPN 1 Turi Sleman Meninggal, 6 Dikabarkan Hilang

350
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Sebanyak 4 Siswa SMP Negeri 1 Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta meninggal dunia setelah hanyut di Sungai Sempor, Donokerto Turi Sleman Jumat (21/2/2020) sore. Keempat korban sudah ditemukan dan sempat dibawa ke klinik terdekat dari lokasi kejadian.

Kepala Basarnas Yogyakarta, Lalu Wahyu Efendi ditemui wartawan di lokasi mengungkap seturut informasi awal yang didapatkan, empat siswa meninggal dunia. “Seturut informasi yang kami dapatkan, empat siswa meninggal dunia,” ungkap Wahyu.

Tim SAR Gabungan menurut Wahyu masih terus melakukan pencarian di aliran sungai Sempor. Kondisi sendiri di lokasi kejadian pukul 18.13 WIB dalam keadaan hujan. Berbagai peralatan penunjang pencarian malam hari mulai disiagakan seperti lampu dan pelampung.

Di posko SAR yang berada di kediaman dukuh Dukuh, Donokerto Turi Sleman penyesuaian data terus dilakukan. Sementara diketahui peserta berasal dari dua angkatan SMP N 1 Turi yakni kelas 7 dan 8 dengan jumlah masing-masing per angkatan 127 dan 129.

Berdasar informasi sementara hingga pukul 18.10 WIB, korban meninggal dunia terdata atasnama Sophia Aulia warga Sumberejo Tempel Sleman, Arisma warga Ngentak Tepan, Nur Azizah warga Kembangarum Turi Sleman dan Latifa warga Kembang Arum Turi Sleman.

10 siswa lainnya masih diketahui menjalani rawat inap di Klinik Swa yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Enam siswa SMP N 1 Turi hingga Jumat (21/02/2020) pukul 18.59 WIB belum diketahui keberadaannya. Tim SAR gabungan kini masih berusaha mencari keberadaan keenam siswa yang diketahui ikut dalam 250 peserta Pramuka susur sungai tersebut.

“Kami masih terus sinkronkan data, apakah enam siswa ini sudah kembali ke rumah dijemput orangtua atau masih berada di sungai. Di lapangan tim SAR gabungan masih terus bekerja malam ini baik di air melalui body rafting maupun dari darat menelusuri aliran sungai,” ungkap Kepala Basarnas Yogyakarta, Lalu Wahyu Efendi ditemui di lokasi pencarian.

Secara keseluruhan berdasar data di lapangan diketahui jumlah seluruh siswa kelas 7 dan 8 SMP N 1 Turi yakni 256 siswa. Sebanyak 6 siswa ijin tak mengikuti program sehingga total peserta 250 orang.

Dari jumlah tersebut, 4 diketahui meninggal dunia, 30 dirawat di puskesmas Turi dan Puri Husada sementara 210 lainnya sudah melapor kembali ke sekolah. Tersisa 6 siswa yang saat ini masih dalam pencarian oleh unsur SAR dan pihak sekolah.

KRJogja

Loading...