Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Protes Pemadaman Listrik, Para Kades di Lampung Utara ‘Ngluruk” Kantor PLN

Protes Pemadaman Listrik, Para Kades di Lampung Utara ‘Ngluruk” Kantor PLN

403
BERBAGI
Sembilan Kepala Desa dari Kecamatan Abung Tengah ngluruk kantor PLN Rayon Bumi Abung, Lampung Utara, Selasa sore (5/4/2016).

Feaby/Teraslampung.com

Kotabumi–Protes terhadap PLN karena sering mematikan aliran listrik di  daerahnya, ‎sembilan Kepala Desa (Kades) dari Kecamatan Abung Tengah, Lampung Utara ngluruk ke kantor PLN Rayon Bumi Abung, Kotabumi, Selasa (5/4) sore.

Mereka menilai pemadaman listrik yang sering terjadi di wilayah mereka di luar batas kewajaran karena ‎pemadamannya dapat berlangsung hingga belasan jam dan bahkan hingga berhari – hari.

Para ujung tombak pemerintahan ini diterima langsung oleh Kepala PLN Rayon Bumi Abung Area Kotabumi, Refa James Simatupang dan bawahannya. Pihak PLN kemudian memaparkan seputar penyebab pemadaman listrik kepada para Kades melalui dialog yang digelar di ruang rapat PLN.

Dalam dialog yang berlangsung lebih dari satu jam ini, Feri, Kades Gunung Gijul dengan tegas menyatakan pemadaman listrik di Desa mereka sangat tidak wajar. Karena, pemadaman listrik dapat berlangsung hingga belasan jam. ‎Bahkan, tak jarang, pemadaman listrik dapat berlangsung hingga tiga hari lamanya.

“Kami ke sini untuk menyampaikan aspirasi/keluhan warga kami. Masa pemadaman listrik di Desa kami hingga belasan jam dan bahkan, satu hari hidup, tiga hari padam,” tandasnya.

Belum lagi, menurut Feri, tegangan listrik di wilayahnya yang seakan kurang tegangan karena tiap kali listrik menyala, lampu penerangan kondisinya dalam keadaan redup. Akibatnya, banyak alat elektronik milik warga yang mengalami kerusaan.

“Jika keluhan ini tidak ditindaklanjuti, tak menutup kemungkinan seluruh warga Abung tengah akan berdemo ke sini,” ancam dia.

Keluhan sama juga disampaikan Mudakur, Kades Kedaton. Mudakur juga mengeluhkan jarak antar tiang listrik satu dengan tiang lainnya terlalu dekat. Akibatnya, banyak kabel yang menjuntai hampir menyentuh tanah. Kondisi ini dapat mengancam keselamatan warganya jika terus dibiarkan tanpa ada perbaikan.

“Kami minta, PLN segera respon keluhan warga kami. Karena ini sudah berlangsung lama dan kami sudah enggak tahan lagi dengan kondisi ini,” tandasnya.

Menyikapi keluhan para Kades itu, Refa James Simatupang mengaku bahwa pemadaman listrik ini terjadi di seluruh Lampung dikarenakan kurang pasokan listrik khususnya pada waktu puncak mulai dari pukul 19:00 – 22:00 WIB.

Pemadaman listrik biasanya hanya terjadi pada waktu – waktu puncak tersebut atau dengan kata lain jarang terjadi pada siang hari. Andai pun terjadi pemadaman listrik, hal ini disebabkan berbagai faktor salah satunya banyaknya pepohonan yang menyentuh kabel listrik PLN sehingga perlu dipangkas. Sayangnya, pemangkasan tak dapat dilakukan tanpa seizin empunya pohon.

Refa berjanji akan segera menerjunkan petugasnya ke lokasi guna melihat langsung apa yang menjadi keluhan warga di sana.

“Kami akan lihat langsung mengenai keluhan warga ini,”katanya.

Kesembilan Kades yang menyambangi kantor PLN itu yakni Wahidin Kades Pekurun Utara, Sujari Kades Kinciran, Zainal Kades Sri Bandung, Riduan Kades Subik, Feri Kades Gunung Gijul, M Toyib Kades PKS, Fahrul Rozi Kades Bonglai, Warta Kades Gunung Sadar dan Mundakir Kades Kedaton.

Loading...