Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Proyek KBPU SPAM Sudah Bisa Dinikmati Warga Tiga Kecamatan di Bandarlampung

Proyek KBPU SPAM Sudah Bisa Dinikmati Warga Tiga Kecamatan di Bandarlampung

90
BERBAGI
Direktur Utama (Dirut) PDAM Way Rilau AZP Gustimigo.
Direktur Utama (Dirut) PDAM Way Rilau AZP Gustimigo.

TERASLAMPUNG.COM — Proyek Kerjasama Pemerintah Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (KBPU SPAM) sudah bisa dinikmati oleh sebagian pelanggan Perusahaan Daerah Air Minim (PDAM) Way Rilau di Kecamatan Rajabasa, Labuan Ratu dan Kedaton, Kota Bandarlampung. Di tiga kecamatan tersebut, pemasangan pipa sambungan rumah sudah beres.

“Pemasangan pipa ke rumah-rumah pelanggan terus berjalan. Hingga  2 November 2020, sebanyak 1.118 rumah sudah tersambung pipa,” kata Direktur Utama PDAM Way Rilau AZP Gustimigo, di ruang kerjanya, Rabu 4 November 2020.

Setelah pemasangan pipa di tiga kecamatan tersebut, selanjutnya PDAM Way Rilau menargetkan bisa segera menyelesaikan pemasangan pipa di Kecamatan Way Halim, Tanjung Senang dan Kedamaian.

Gustigo mengklaim kualitas air dari KPBU SPAM  lebih baik dari air PDAM yang ada selama ini.

“Kualitas KPBU SPAM adalah kualitas air minum, sedang yang lama kualitasnya air bersih. Bagi pelanggan lama yang ingin mengubah jaringannya, pihak PDAM Way Rilau menyiapkan syaratnya,” katanya.

Menurut, AZP Gustimigo jika pelanggan lama PDAM Way ingin mengubah jaringannya ke KPBU SPAM cukup tidak memiliki tunggakan.

“Nantinya pelanggan lama kami bisa pindah jaringan asalkan tidak mempunyai tunggakan. Jika mempunyai tunggakan kita akan berikan kebijakan yaitu penghapusan denda,” katanya.

Gustimigo mengharapkan para pelanggan untuk selalu melaksanakannya kewajibannya tepat waktu.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pelanggan kami, proyek KPBU SPAM ini masih terus berjalan dan kami minta kesabarannya jika air belum sampai ke rumah. Kami juga meminta para pelanggan untuk tepat waktu melaksanakan kewajibannya yaitu membayar, karena operasional kami ini berdasarkan pemasukan dari pelanggan,” katanya.

Dandy Ibrahim