PSTP Itera Aplikasikan Sanitasi dan Kemasan UMKM Tusuk Bakso di Lampung Timur

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM — Dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, Institut Teknologi Sumatera (PSTP Itera) melakukan pengabdian kepada masyarakat (PkM) di UMKM Arjuna di Labuhan Maringgai, Lampung.

PkM ini terlaksana melalui hibah PkM Itera tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Itera.

Ketua Tim Pengabdian, Syahrizal Nasution, menjelaskan mitra ini dipilih karena bergerak di pembuatan tusuk bakso, tetapi perlu perbaikan disegi sanitasi dan kemasannya.

“UMKM Arjuna ini memproduksi tusuk bakso, tetapi belum memiliki kemasan dan memungkinkan kontaminasi mikroba, sehingga perlunya penerapan teknologi sanitasi menggunakan bahan mikroba alami” terang Syahrizal, Sabtu (18/9/2021).

Oleh karena itu, kata dia, untuk menghindari munculnya kapang dan jamur pada produk tusuk tusuk bakso dapat menggunakan spray ekstrak daun pepaya. Hal ini karena dapat menjadi salah satu alternatif antikapang dan antimikroba alami.

Selain itu, tim PkM juga menawarkan solusi kemasan yang dibuat agar lebih menarik dan meningkatkan jumlah penjualan tusuk bakso. Hal ini juga diharapkan dapat menjadi solusi agar tusuk bakso lebih aman dan tahan jamur.

PkM ini merupakan kelanjutan dari program tahun lalu. Saat itu, diaplikasikan mesin untuk pembuatan tusuk bakso.

“Tahun lalu kami menerapkan mesin 3 in 1 dalam pembuatan tusuk bakso ini, sehingga tahun ini kami mengembangkan aspek sanitasi dan kemasan tusuk baksonya”tandas Sayhrizal.

Syahrizal Nasution mengatakan, saat ini Itera senantiasa berusaha pengambil peran dalam penerapan teknologi kepada masyarakat, terutama melalui Program Penelitian dan PkM. Dengan demikian, diharapkan Itera dapat membantu masyarakat dan UMKM untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Selain itu, Itera menekankan keterlibatan mahasiswa agar dapat mempelajari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mereka pelajari diperkuliahan.

rls

  • Bagikan