Beranda Ekbis Bisnis PT KAI Siapkan Pedoman ‘New Normal’ untuk Pelanggan Kereta Api

PT KAI Siapkan Pedoman ‘New Normal’ untuk Pelanggan Kereta Api

179
BERBAGI
PT KAI siap menerapkan pelayanan pada masa kenormalan baru atau 'new normal'.
PT KAI siap menerapkan pelayanan pada masa kenormalan baru atau 'new normal'.

TERASLAMPUNG.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah menyiapkan pedoman kenormalan baru atau new normal dalam pelayanan kepada pelanggan baik pada bisnis angkutan penumpang dan barang. Kenormalan baru KAI ini sebagai bentuk adaptasi pelayanan perkeretaapian dengan mengurangi kontak fisik dan menerapkan protokol kesehatan.

“Pedoman ini dibuat untuk melindungi pegawai dan pelanggan kami dari kemungkinan terpapar Covid-19 pada masa kenormalan baru,” kata Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Sapto Hartoyo, Selasa, 2 Juni 2020.

Menurutnya, pedoman kenormalan baru tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Pedoman tersebut akan diaplikasikan ketika kereta api jarak jauh reguler kembali beroperasi. Saat ini, KAI masih menunggu arahan dari Kementerian Perhubungan dan terus memperhatikan perkembangan penerapan PSBB di berbagai daerah.

Menurut Saoti, pedoman ini mengatur pemesanan tiket hanya dapat dilakukan secara online yaitu melalui aplikasi KAI Access, Web KAI, dan mitra penjualan tiket resmi KAI lainnya.

“Sedangkan loket hanya difungsikan untuk pembelian go show atau tiga jam sebelum jadwal keberangkatan,” kata dia.

Sapto mengatakan, saat memasuki area stasiun masyarakat diwajibkan untuk memakai masker dan bersuhu tubuh kurang dari 37,3 derajat Celsius.

“Pada proses boarding, penumpang harus menunjukkan tiket dan identitas penumpang kepada petugas boarding. Jika sudah diperiksa, maka penumpang melakukan scan tiket secara mandiri. Langkah ini untuk meminimalisasi kontak fisik antara penumpang dan petugas,” katanya.

Sapto menjelaskan, selama perjalanan, selain menggunakan masker, penumpang juga diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI. Face Shield tersebut wajib digunakan penumpang hingga keluar dari area stasiun kedatangan.

Guna memastikan kesehatan penumpang, petugas akan mengukur suhu badan penumpang di atas kereta tiap 3 jam sekali. Jika ada penumpang yang kedapatan bersuhu badan 37,3 derajat Celsius atau lebih dan mengalami gejala COVID-19, maka penumpang tersebut akan dipindah ke ruang isolasi yang ada di kereta.

“Bila kondisi penumpang perlu penanganan segera, kami akan menghubungi dokter atau petugas kesehatan di stasiun terdekat yang memiliki fasilitas pos kesehatan,” jelasnya.

Loading...