Beranda Ekbis CSR PT KAI Tanjungkarang Gelar Pengobatan Gratis di Blambangan Umpu

PT KAI Tanjungkarang Gelar Pengobatan Gratis di Blambangan Umpu

64
BERBAGI
Rail clinic PT KAI Tanjungkarang di Stasiun Blambangan Umpu, Rabu, 21 Agusus 2019.
Rail clinic PT KAI Tanjungkarang di Stasiun Blambangan Umpu, Rabu, 21 Agusus 2019.

TERASLAMPUNG.COM — PT  KAI Divre IV Tanjungkarang kembali menggelar bakti sosial  berupa pengobatan gratis dengan menggunakan rangkaian Rail Clinic bagi warga sekitar bantaran rel kereta api. Kali ini rail clinic PT KAI Tanjungkarang digelar di Stasiun Blambanasn Umpu, Way Kanan, Rabu (21/8/2019).

Deputy EVP PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Beni Herbimawan, mengatakan pengobatan gratis merupakan salah satu bentuk CSR PT KAI dibidang kesehatan masyarakat, yakni memberikan cek kesehatan dan pengobatan gratis kepada warga sekitar pinggir rel.

“Kegiatan ini sudah dilakukan sejak 2017. Tujuannya, selain untuk menyehatkan masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan juga untuk menyosialisasikan adanya potensi bahaya jika masyarakat beraktifitas di sekitar rel. Pengobatan gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya warga yang ada di sekitar penggiran rel sebagai bukti kepedulian perusahaan kepada warga pinggir rel,” kata Beni.

Selain pejabat  PT KAI Divre IV Tanjungkarang hadir pada acara tersebut, antara lain Muspika Blambangan Umpu, Sekretaris Daerah Kabupaten Waykanan, Saipul,  Camat Blambangan Umpu, dan perwakilan Dinas Kesehatan Waykanan.

Manajer Humas PT Kereta Api Divre IV Tanjungkarang, Sapto Hartoyo, mengatakan layanan rail clinic di antaranya pemeriksaan umum, poli gigi, cek kehamilan, poli mata, pemeriksaan laboratorium, serta pelayanan kefarmasian.

“Undangan kami berikan sebanyak 250 orang yang pembagiannya kita serahkan kepada pemerintah desa setempat, tetapi bagi masyarakat yang tidak menerima undangpun tetap akan kami layani” jelasnya.

“Selain pengobatan gratis kita juga ada pembagian kaca mata gratis, pemberian peralatan sekolah berupa tas, buku dan alat tulis serta merchandise kepada 30 anak SD,” katanya.

Loading...