Beranda Ekbis Bisnis PT KAI Tanjungkarang Tutup Perlintasan Sebidang di Kelurahan Jagabaya 2 – Kelurahan...

PT KAI Tanjungkarang Tutup Perlintasan Sebidang di Kelurahan Jagabaya 2 – Kelurahan Surabaya

661
BERBAGI
Para pekerja sedang menutup perlintan sebidang (jalan pintas) di perlintasan kereta di wilayah Kelurahan Jababaya 2 - Kelurahan Surabaya, Bandarlampung.
Para pekerja sedang menutup perlintan sebidang (jalan pintas) di perlintasan kereta di wilayah Kelurahan Jababaya 2 - Kelurahan Surabaya, Bandarlampung.

TERASLAMPUNG.COM — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional Tanjungkarang menutup jalan di persimpangan rel di wilayah atau perlintasan sebidang di Kelurahan Jagabaya – Kelurahan Surabaya, Kota Bandarlampung, Senin, 5 Agustus 2019.

Penutupan jalan tersebut dilakukan karena sering terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa manusia di persingan jalan dengan rel kereta api tersebut.

Terbaru adalah  kecelakaan di perlintasan liar kilometer 13+5/6, tepatnya di perlintasan kelurahan Jagabaya 2 – kelurahan Surabaya, atau persis di belakang Taman Makam Pahlawan Bandarlampung.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang remaja pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Sapto Hartoyo,mengatakan penutupan perlintasan jalan memang selalu problematis bagi PT KAI. Namun, kata Sapto, dengan ditutupnya perlintasan ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

“Akan makin problematis jika tidak ditutup. Sebab, akan semakin banyak menimbulkan korban jiwa yang jatuh diperlintasan sebidang tersebut,” kata dia.

Di sisi lain, kata Sapto, jika jalan di perlintasan rel ditutup maka akan menimbulkan persoalan akses mobilitas bagi warga yang tinggal di perlintasan sebidang.

Menutut Sapto, penertiban dan penutupan perlintasan sebidang, sesungguhnya amanat regulasi perkeretaapian, yaitu undang-undang no.23 tahun 2007 tentang perkeretaapian, pasal 94 ayat (1), yang berbunyi, “Untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan perlintasan sebidang yang tidak memiliki izin harus ditutup”.

Berdasarkan data dari PT Kereta Api Divre IV, kecelakaan yang terjadi di pintu perlintasan wilayah divre IV Tanjung karang menunjukkan kenaikan setiap tahunnya, pada 2018 terjadi 44 kecelakaan dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 22 orang.

Sapto mengatakan untuk penutupan perlintasan PT KAI sudah berkoordinasi dengan Dinas pPerhubunga maupun dengan tokoh masyarakat setempat.

Sementara itu, Apri, salah satu warga setempa yang biasa melintasi perlintasan tersebut mengaku jika penutupan itu membuat ia harus memutar lewat jalan Hanoman.

Meskipun demikian ia mendukung adanya penutupan perlintasan Kelurahan Jagabaya 2 – Kelurahan Surabaya. Hal itu dikarenakan, memang di lokasi tempat penyeberangan rel kereta untuk sepeda motor tersebut sering terjadi kecelakaan.

“Saya hampir setiap hari lewat sini, tapi sekarang sudah ditutup untuk keselamatan. Di sini  memang sering ada kecelakaan. Jadi terpaksa mau diapain lagi? Selanjutnya kalau mau menyebrang rel ya lewat samping Bakso Setan atau lewat Jalan Hanoman,” ujarnya,

 

Loading...