PT Prabu Arta Ingkar Janji, DPRD Tutup Mata

  • Bagikan
Lokasi kubangan yang disedot dengan mesin
Bandarlampung, Teraslampung.com–Janji PT Prabu Artha untuk  kembali memulai pembangunan Pasar Smep,
Bandarlampung  ternyata hanya isapan jempol  belaka. Bahkan Senin
(20/10)  di lokasi  hanya terdapat mesin penyedot air  di kubangan air yang   sudah dipenuhi eceng gondok .
Di lokasi Pasar Smep
belum ada dimulainya proses pembangunan dan 
terlihat     dua pekerja dan satu mandor yang
 melakukan penyedotan air dari  dalam kubangan dengan mesin pompa
air. 
Ketika  ditanya tentang rencana pembagunan pasar
Smep, mereka enggan berkomentar, karena  mengaku hanya diperintah saja untuk
mengeringkan air di lokasi kubangan kolam. “Kami cuma disuruh nguras air
di kolam ini, kalau mau tanya ke bos aja,” kata pekerja  yang  enggan menyebutkan namanya.
Sementara sejumlah
pedagang, yang diminta komentarnya mengaku pesimis dengan aksi penyedotan air
di lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan pasar. “Percuma aja mas,
kalau disedot, dari dulu aja disedot, ini trik aja biar ketara dibangun,”
kata Imin salah satu pedagang sayuran.
Menurut dia, seharusnya
pengembang tidak perlu menguras air, karena pekerjaan itu sia-sia saja apalagi
saat ini sudah  sering turun hujan .
“Ngapain dikuras sia-sia aja, biarin ajalah, kami juga sudah capek,”
jelasnya.
Hal yang sama juga
diungkapkan Budi, Pedagang sembako yang lokasi kiosnya berdekatan dengan
kubangan kolam. “Saya perhatikan mereka mulai melakukan penyedotan sejak jam
10.00 WIB. Mudah-mudahan cepat selesai pekerjaannya agar pasar ini segera
dibangun. Namun saya pesimis apakah habis ini akan langsung dibangun,” katanya.
Sementara  itu DPRD Kota yang berjanji akan  melakukan rapat lintas komisi
untuk menyikapi persoalan tersebut batal.   Bahkan  tidak ada satupun anggota DPRD yang berada di
komisi.
Sebelumnya, Wakil Ketua
DPRD Kota Nandang Hendrawan mengatakan pihaknya akan mengagendakan rapat lintas
komisi untuk membahas pasar Smep.
Akan tetapi ketika di
konfirmasi Nandang berdalih saat ini DPRD tengah disibukan membahas anggaran
2015.  “Saya belum monitor, nanti saya coba cek ke komisi II, kami
ini terhambat karena lagi membahas anggaran 2015,” kata Nandang.

Rizky.

  • Bagikan