PT SMI akan Cairkan Pinjaman Pemkot Bandarlampung Rp149 Miliar pada April 2022

Plt Kepala BPKAD Kota Bandarlampung, M. Ramdhan. Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim
Plt Kepala BPKAD Kota Bandarlampung, M. Ramdhan. Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung M. Ramdhan mengatakan diperkirakan pinjaman Pemkot dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp149 miliar bisa dicairkan akhir bulan April 2022 mendatang.

“Senin lalu saya dan Kadis PU ke Jakarta atas perintah walikota untuk menanyakan perkembangan proyek PEN itu di PT SMI. Hasilnya, kami perkirakan akhir bulan April dana itu bisa dicairkan,” kata Randhan, di Kantor Pemkot Bandarlampung, Rabu (30/3/2022).

Ramdhan menjelaskan, hasil pertemuannya dengan pihak PT SMI (BUMN milik Departemen Keuangan), Pemkot diminta untuk melakukan addendum kontrak dan memperbaiki KAK-nya.

“Karena ada pekerjaan yang kemarin sempat ditambah – kurangi jadi harus addendum kontrak. Berikutnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) harus memperbaiki Kerangka Acuan Kerja (KAK) akibat dari pekerjaan tambah – kurang itu,” jelasnya.

“Kalau berkas itu sudah selesai, KAK-nya sudah selesai direview inspektorat kemudian addendum kontraknya sudah ditandangani oleh kedua belah pihak maka bisa langsung dibayar (pinjaman langsung cair),” tambah M. Ramdhan.

Di tempat terpisah, Gunawan pemilik perusahaan yang mendapat pekerjaan dari Pemkot Bandarlampung pada tahun 2021 yang nilainya mencapai Rp5 miliar menyambut baik kabar akan cairnya pinjaman tersebut.

“Wah… Saya senang sekali. Saya ini sudah habis-habisan untuk membiayai proyek itu. Makanya saya tahun 2022 ini enggan ambil proyek di Pemkot, yang lama aja belum dibayarkan,” katanya.

Untuk diketahui, Pemkot Bandarlampung mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) BUMN di bawah Kementerian Keuangan, proyek Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp149 milyir.

Dana sebesar Rp149 milliar itu akan digunakan Pemkot untuk mendanai belanja modal tahun anggaran 2021 Rp100 milyar di Dinas PU dan Rp49 miliar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Dandy Ibrahim