PT XL Axiata Akhirnya Mau Membayar Retribusi Menara Telekomunikasi

Bagikan/Suka/Tweet:
Ilustrasi

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Setelah didesak Pemkot Bandarlampung, PT XL AXIATA, Tbk akhirnya mau membayar piutang retribusi menara telekomunikiasi. Kepastian kesediaan PT X Axiata membayar tagihan itu setelah Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandarlampung menggelar rapat koordinasi dengan pihak PT XL Axiata, Jumat (13/11).

“Alhamdulillah, mereka akhirnya bersedia melunasi tagihan retribusi. Ini semua demi kebaikan bersama. Retribusi itu juga nantinya akan kembali ke masyarakat karena akan menjadi pendapatan asli daerah (PAD) yang akan dipakai untuk dana pembangunan,” kata sumber di Diskominfo Kota Bandarlampung.

Sebelumnya diberitakan PT XL Axiata Tbk tidak mau membayar retribusi. Untuk tahun pungut 2014 terdapat piutang atas nama PT XL AXIATA, Tbk sebesar Rp 21.649.900 (untuk 22 menara roof top / menara di atas gedung) dan PT TELEKOMUNIKASI Seluler Telkomsel sebesar Rp Rp 38.221.500 (untuk 3 menara green field / menara di atas tanah).

XL Axiata menyatakan bahwa ke-22 objek tersebut tidak dapat dikenakan retribusi dikarenakan fungsinya hanya sebagai tempat menaruh perangkat telekomunikasi yang berfungsi sebagai penguat sinyal / jaringan milik XL AXIATA.

Sesuai dengan UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Perda Kota Bandar Lampung Nomor 05 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum dan Perwali Kota Bandar Lampung Nomor 114.I Tahun 2011 tentang Tata Cara Pemungutan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandar Lampung (Diskominfo) melaksanakan pemungutan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi (RPM) sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandalampung.