Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Publikasi Pameran HUT Lampura, Kabag Humas Bantah Diskriminatif

Publikasi Pameran HUT Lampura, Kabag Humas Bantah Diskriminatif

107
BERBAGI
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (tengah) dan para pejabat Forkmpimda Kabupaten Lampung Utara menekan tombol tanda dibukanya Lampung Utara Fair 2015 di Halaman Parkir Stadion Sukung, Kotabumu, Senin malam (8/6/2015).
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (tengah) dan para pejabat Forkmpimda Kabupaten Lampung Utara menekan tombol tanda dibukanya Lampung Utara Fair 2015 di Halaman Parkir Stadion Sukung, Kotabumu, Senin malam (8/6/2015).

Feaby Handana |Teraslampung.com

Kotabumi–Kepala Bagian Humas Pemkab Lampung Utara (Lampura), Tomy Suciadi membantah anggapan diskriminatif dalam anggaran publikasi kegiatan Lampura Fair dan Pameran Pembangunan 2015 yang resmi dibuka tadi malam.

Ia beralasan bahwa minimnya anggaran publikasi yang berasal dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporbudpar) membuat dirinya memutar otak untuk ‘membagi’‎ anggaran tersebut ke seluruh media termasuk media online yang terkesan ‘dianaktirikan’.

“Saya‎ serahkan dengan PWI (Lampura) untuk mendistribusikannya. Anggaran yang ada memang segitu,” kelitnya, di kantornya, Selasa (9/6).

Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini juga menampik keras bahwa pihaknya sengaja mengana‎kemaskan tiga media ternama dalam hal publikasi Lampura Fair dan Pameran Pembangunan tahun ini dan menganaktirikan media – media medium tak terkecuali media online. Karena menurutnya, semua media memiliki peranannya sendiri dalam proses pembangunan. “Enggak ada yang dibeda – bedakan. Semuanya sama kok,” tegas dia.

Namun memang, terus dia, anggaran publikasi untuk Lampura Fair dan Pameran Pembangunan kali ini bagi media online belum dialokasikan seperti media – media lainnya. Nilai sebesar Rp250 ribu bagi media online ini pun merupakan murni kebijakan dari dirinya lantaran peranan media online dalam proses pembangunan di era digital sekarang ini tak dapat dianggap sebelah mata. “‎Awalnya publikasi untuk media online memang enggak ada. Itu kemampuan saya membuat kebijaksanaan untuk kawan – kawan semua‎ termasuk media online,” terangnya.

Sebelumnya, Bagian Humas Pemkab Lampura terkesan pilih kasih dalam publikasi perayaan HUT Lampura ke-69 yang akan berlangsung pada tanggal 8 – 15 Juni mendatang, di pelataran parkir Stadion Sukung Kotabumi.

Buktinya, hanya tiga media cetak ternama saja yang mendapat iklan atau sejenisnya dalam pesta ulang tahun Kabupaten Lampura. Sisanya, hanya mendapat anggaran publikasi pemberitaan. Yang lebih mirisnya lagi, anggaran publikasi untuk media online menjadi yang paling kecil di antara media lainnya.

“Ada tiga media (ternama) yang dapat Advertorial (sejenis iklan). Yang lainnya enggak,” kata ‎sumber terpercaya.

Menurutnya, di luar ketiga media ternama tersebut, media lainnya hanya mendapat anggaran publikasi pemberitaan saja yang nilainya tak seberapa jika dibandingkan dengan nilai publikasi ketiga media dimaksud. “Kalau media online cuma Rp‎250 ribu aja nilainya,” ‎tuturnya.‎

Loading...