Beranda News Covid-19 Pulang dari Jakarta, Satu Keluarga di Lampung Utara Positif Covid-19

Pulang dari Jakarta, Satu Keluarga di Lampung Utara Positif Covid-19

2014
BERBAGI
RSU Ryacudu Kotabumi
RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Hanya berselang satu hari, sembilan kasus baru pasien positif Covid-19 kembali ditemukan di Lampung Utara. Mereka adalah para pelaku perjalanan‎ dan juga sempat kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

“Kembali ditemukan sembilan warga Lampung Utara positif terpapar Covid-19 hari ini. Dari sembilan warga tersebut, enam di antaranya merupakan masih satu keluarga‎. Sisanya adalah kerabat atau sempat memiliki kontak erat dengan pasien positif sebelumnya,” kata Ketua Sekretariat Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Utara, Sanny Lumi, Selasa (6/10/2020).

Satu keluarga tersebut diduga terpapar Virus Corona‎ saat berada di Jakarta. Saat itu, mereka menjenguk kerabatnya yang sedang sakit.

Keluarga itu terdiri dari anak perempuan usia 10 tahun, remaja perempuan dengan usia 14 tahun, perempuan 51 tahun, 42 tahun, 63 tahun, dan 60 tahun. Mereka berangkat ke Jakarta pada 21 September dan tiba di Lampung Utara pada 25 September.

“Mereka ke Jakarta naik mobil pribadi. Mereka berdomisili di Kecamatan Kotabumi Selatan,” jelasnya.

Sementara untuk tiga pasien baru lainnya ialah laki – laki dengan usia 12 tahun‎, laki – laki dengan usia 54 tahun, dan anak perempuan dengan usia 10 tahun. Untuk kasus lali – laki dengan usia 12 tahun, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif yang sedang dirawat di RSUD Ryacudu.

‎Selanjutnya, pasien laki – laki dengan usia 54 tahun merupakan hasil penelusuran kontak erat dengan pasien positif yang dirawat di RSUD Ryacudu. Ia juga diketahui sempat ke Bekasi pada 18-20 September lalu.

Untuk pasien anak perempuan dengan usia 10 tahun, dugaan paparan virus didapat dari cluster atau kelompok‎ dari pemilik toko kosmetik yang dinyatakan positif Covid-19. Pemilik toko kosmetik itu juga diketahui bekerja sebagai tenaga pendidik di Kecamatan Bungamayang.

“Seluruh pasien mengisolasi diri secara mandiri,” papar dia.

 

 

Loading...