Beranda Hukum Kriminal Pulang Tarawih, Pelaku Jambret Dibekuk di Rumahnya

Pulang Tarawih, Pelaku Jambret Dibekuk di Rumahnya

412
BERBAGI
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono didampingi Kasubag Humas, AKP Titin Maezunah saat tunjukkan barang bukti tas yang disita dari Ismail (29), tersangka penjambretan.
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono didampingi Kasubag Humas, AKP Titin Maezunah saat tunjukkan barang bukti tas yang disita dari Ismail (29), tersangka penjambretan.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Tersangka spesialis pencurian modus jambret, Ismail (29), tak bisa berkutik dan kabur lagi saat dibekuk Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung dan Polsekta Tanjungkarang Timur saat sedang berada di rumahnya di Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Rabu malam 16 Mei 2018 sekitar pukul 22.00 WIB.

“Kami menangkap tersangka Ismail di rumahnya, taklama setelah tersangka baru pulang dari sholat tarawih. Penangkapan tersangka, berkat penyelidikan kami dari serangkaian aksi kejahatan yang terjadi di Kota Bandarlampung,”kata Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono, Kamis 17 Mei 2018.

Dari penangkapan tersangka, diamankan barang bukti berupa tujuh buah tas berbagai merk milik para korbannya dan plat nomor kendaraan sepeda motor BE 3317 AE.

Harto mengungkapkan, tersangka Ismail beraksi tidak sendiri, bersama tiga tersangka lainnya yang saat ini masih dalam pencarian dan pengejaran. Modusnya, tersangka mencari calon korbannya mayoritas wanita yang mengendarai sepeda motor sembari membawa tas. Setelah target korbannya didapat, para tersangka mengikuti korbannya dan langsung memepet motor korban dan merampas tas milik korban saat berada di tempat sepi.

“Dalam menjalankan aksinya, komplotan tersangka Ismail tidak segan-segan melukai korbannya. Dari hasil pemeriksaan, ada 11 TKP aksi penjambretan yang dilakukan para tersangka di wilayah Kota Bandarlampung. Dari 11 TKP itu, para tersangka kerap menjalankan aksinya di jalan Pangeran Antasari,”ungkapnya.

Salah satu aksi penjambretan yang dilakukan komplotan tersangka Ismail, kata mantan Kepala KSKP Bakauheni ini, para tersangka melakukan penjambretan di Jalan Pahlawan 1, Kelurahan Surabaya, Kedaton pada Rabu 25 April 2018 lalu. Korban penjambretan tersangka ini, adalah guru SMA Negeri 10 Bandarlampung.

“Akibat dari kejadian itu, korban mengalami luka-luka akibat terjatuh dari sepeda motornya dan kehilangan sejumlah barang berharga serta uang tunai,”terangnya.