Puluhan Paket Pekerjaan Dinas PUPR Lampung Utara Masih Tak Bertuan

  • Bagikan
Kepala BPBJ Setdakab Lampung Utara, Chandra Setiawan menjelaskan jumlah paket pekerjaan yang telah mendapatkan pemenangnya
Kepala BPBJ Setdakab Lampung Utara, Chandra Setiawan menjelaskan jumlah paket pekerjaan yang telah mendapatkan pemenangnya.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Puluhan paket pekerjaa ‎dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara hingga kini masih belum mendapatkan pemenangnya. Paket pekerjaan itu kebanyakan merupakan paket dengan sistem penunjukan langsung.

“Sesuai data yang ada, dari 64 paket DPUPR, baru dua paket saja yang telah selesai (mendapatkan pemenang)” jelas ‎Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daeah Kabupaten Lampung Utara, Chandra Setiawan, Selasa (22/6/2021).

Paket yang telah mendapatkan pemenangnya itu adalah paket pekerjaan jasa konsultasi perencanaan teknis perencaan fasilitas umum SPSE 4.4 dan perencanaan pembangunan gedung kantor SPSE 4.4. Total nilai dari kedua pak‎et itu tak sampai Rp200 juta.

Menurut Chandra, 62 paket pekerjaan lainnya di DPUPR saat ini masih dalam tahapan evaluasi penawaran alias belum rampung tahapannya. Kebanyakan paket yang telah masuk ke mereka termasuk di DPUPR dididominasi oleh paket pekerjaan dengan sistem ‎penunjukan langsung.

Pelbagai paket pekerjaan dengan nilai di bawah Rp200 juta itu berasal dari Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset, Inspektorat, dan Sekretariat Daerah.

‎Secara keseluruhan, total paket yang telah mereka kelola adalah 142 paket pekerjaan baik pengadaan maupun pembangunan fisik. Total paket yang telah rampung atau telah mendapatkan pemenang berjumlah 41 paket.

Adapun rincian paket pekerjaan yang telah rampung itu adalah ‎Dinas Perdagangan (12 paket), Dinas Perhubungan (10 paket), Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (1 paket). Kemudian, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (1 paket), Inspektorat (1 paket), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (dua paket), Sekretariat Daerah (27 paket).‎

“Dua paket yang telah selesai tahapannya di Sekretariat Daerah menggunak‎an sistem lelang, dan 25 lainnya menggunakan sistem penunjukan langsung,” jelasnya.

Sementara mengenai paket pekerjaan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang hingga kini belum masuk ke mereka, Chandra mengatakan, sejatinya, perencanaan paket dari instansi itu telah sempat masuk ke mereka. Namun, lantaran masih terdapat ketidaksesuaian antara Kerangka Acuan Kerja, ‎Harga Perkiraan Sendiri, dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran maka perencanaan itu dikembalikan lagi pada Senin kemarin.

“Mestinya hari ini sudah ditayangkan (tapi sekarang perencanaan yang barunya belum masuk)” ‎kata dia.

  • Bagikan