Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pupuk Langka, Petani di Lampung Utara Resah

Pupuk Langka, Petani di Lampung Utara Resah

265
BERBAGI

Naquib Revolusi, Isbedy Stiawan ZS/Teraslampung.Com

Pupuk phonska (google)

Kotabumi—Pupuk Phonska hilang dari pasaran di Lampung Utara hampir sebulan ini. Langkanya pupuk ini membuat resah sejumlah petani di sana, karena hasil produksi dipastikan menurun drastis..

Sejumlah petani menduga langkanya pupuk ini diduga ulah distributor untuk memicu harga juga menjadi naik.

Terutama petani padi dan palawija di Kecamatan Abdung Semuli dan Abung Timur hampir sebulan ini kesulitan mendapatkan pupuk subsidi jenis Phonska.

Menurut salah seorang petani sawah,  pupuk phonska sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan padi,  singkong dan jagung agar hasil produksi maksimal. “Sejak pupuk subsidi ini menghilang produksi petani berkurang hingga 25 persen,” kata Teguh, Kamis (27/02).

Para petani padi sawah di dua kecamatan itu meminta pemerintah segera mengawasi distribusi penyaluran pupuk phonska. Kelangkaan pupuk ini diduga ulah distributor yang menahan pupuk subsidi untuk kemudian menaikkan harga secara sepihak.

Sementara sejumlah agen penyalur pupuk subsidi mengaku hampir sebulan tidak memiliki pupuk subsisi jenis Phonska. Hal itu disebabkan terlambatnya pengiriman.

Para agen dan distributor pupuk mengatakan tidak memiliki persedian pupuk jenis Phonska. Meski harga jual masih stabil, namun pedagang sulit memenuhi permintaan petani karena pengiriman pupuk dari distributor hingga saat ini belum juga datang.

Mereka berdalih kelangkaan pupuk akibat distribusi pupuk terhambar mulai dari kapal, karena tingginya gelombang dan kerusakan jalan lintas.

Karena langkanya pupuk jenis ini, para petani singkong dan padi kini menggunakan stok lama agar hasil produksi maksimal.

Loading...