Rabu, KMP akan Ajukan Interpelasi soal Kenaikan Harga BBM

  • Bagikan
Ade Komaruddin (Ist)

JAKARTA, Teraslampung.com —  Koalisi Merah Putih (KMP) memastikan pada Rabu (26/11) akan  menggunakan hak interpelasi anggota Dewan terkait  kebijakan Presiden Joko Widodo menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Kami sudah melakukan rapat pimpinan fraksi dan rapat konsolidasi, banyak anggota kami yang mempertanyakan kebijakan pemerintah naikkan harga BBM,” kata pentolan KMP dari Partai Golkar, Ade Komaruddi,  dalam konfrensi pers  di Ruang Fraksi Partai Golkar, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/11).

div class="__mango" data-placement="5690">

Ade mengaku, interpelasi itu diajukan karena masukan dari anggota. Akhirnya para pimpinan fraksi sepakat untuk menggunakan hak bertanya atau hak interpelasi itu.

“Untuk memfasilitasi hak tersebut, maka pada hari Rabu yang akan datang hak interpelasi akan disampaikan. Kami sudah sepakat untuk menyampaikan ini juga pada pemerintah,” tuturnya.

Disebutkan, hingga Senin petang (24/11)  18 anggota DPR telah menandatangani pengajuan usul hak interpelasi kepada Presiden Joko Widodo terkait kenaikan harga BBM bersubsidi. Seluruhnya berasal dari fraksi KMP.

Hak interpelasi diatur dalam UU 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, disebutkan bahwa DPR dapat menggunakan hak bertanya kepada pejabat negara ataupun pemerintah dengan syarat telah diusulkan oleh minimal 25 orang anggota DPR dari dua fraksi.

Selain Ade Komarudin, hadir dalam konferensi pers tersebut,antara lain Yandri Susanto dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Misbakun dari fraksi Golkar, Desmond Mahesa dari fraksi Gerindra, Hadi Purnomo dari fraksi Gerindra, Toto Daryanto dari fraksi PAN, Jazuli Juwaini dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Bambang Soesatyo dari fraksi Golkar dan Aboe Bakar Al Habsyi dari PKS.

  • Bagikan