Beranda News Rakata Institute Tidak Cabut Anugerah Tokoh Jujur dan Antikorupsi untuk Mustafa

Rakata Institute Tidak Cabut Anugerah Tokoh Jujur dan Antikorupsi untuk Mustafa

490
BERBAGI
Direktur Rakata Institute, Eko Kuswanto

TERASLAMPUNG.COM — Meskipun KPK sudah menetapkan Mustafa sebagai tersangka  kasus dugaan suap, Rakata Institute tidak mencabut anugerah Tokoh Jujur dan Antikorupsi  2017 yang pernah dibeikan kepada Bupati Lampung Tengah nonaktif itu pada Agustus 2017 lalu.

“Rakata Institute menyatakan tidak perlu melakukan pencabutan Anugerah Rakata untuk Tokoh Paling Jujur dan Antikorupsi Provinsi Lampung 2017 karena anugerah adalah murni aspirasi rakyat Lampung pada saat itu (saat jajak pendapat dilakukan),” kata Direktur Rakata Institute,Eko Kuswanto,dalam rilis yang dikirimkan ke redaksi Teraslampung, Sabtu sore, 17 Februari 2018.

 

Eko mengaku, pencabutan oleh Rakata dianggap tidak diperlukan karena pihaknya hanya menggabungkan pendapat-pendapat masyarakat tersebut melalui sebuah anugerah terhadap tokoh atau institusi tertentu.

“Jika harus dicabut maka yang paling berhak mencabut anugerah tersebut adalah masyarakat, melalui pendapat-pendapat barunya mengenai Tokoh Jujur dan Antikorupsi yang akan dihimpun oleh Rakata atau lembaga survei lainnya, juga bisa tentang tokoh/institusi lainnya,” katanya

Menurut Eko, penganugerahan kepada Mustaa memiliki periode waktu yang khusus yaitu Tahun 2017, sehingga data dari masyarakat Lampung adalah data pada masa berlangsungnya jajak pendapat saat itu.

“Perubahan pandangan masyarakat tentu akan selalu terjadi, bahkan sangat dinamis, perubahan bisa terjadi dalam mungkin waktu beberapa bulan, beberapa minggu, beberapa hari, bahkan beberapa jam. Jika dilakukan jajak pendapat terhadap masyarakat Provinsi Lampung tentang Tokoh Jujur dan Antikorupsi saat ini (Awal 2018) sangat berpeluang besar terjadi perubahan data,” katanya.

Loading...