Beranda News Pusiban Ramadan dan Idul Fitri 1437 H, BI Lampung Siapkan Uang Tunai Rp3,45...

Ramadan dan Idul Fitri 1437 H, BI Lampung Siapkan Uang Tunai Rp3,45 Triliun

145
BERBAGI
Kepala BI Perwakilan Lampung Mahirsyah Emil Akbar dalam ekspos persiapan Pemprov Lampung menjelang Ramadan di Ruang Abung, Balai Keratun Pemprov Lampung, Selasa (31/5).

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Bank Indonesia Cabang Lampung selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1437H menyiapkan dana sekitar Rp 3,45 triliun  untuk memenuhi kebutuhan uang tunai dan  transaksi masyarakat di Lampung

“Bank Indonesia telah  mempersiapkan uang tunai khusus pecahan kecil dan besar. Kami sudah ada antisipasi dan persiapkan dan prediksi permintaan pecahan kecil dan besar (ATM) dari masyarakat,” kata kata Kepala BI Perwakilan Lampung Mahirsyah  Emil Akbar, saat ekspos persiapan Pemprov Lampung menjelang Ramadan di Ruang Abung,  Balai Keratun Pemprov Lampung,  Selasa (31/5).

Emil menyarankan masyarakat Lampung agar tidak menukar uang di sembarangan tempat. Menurutnya, sudah ada tempat resmi penukaran uang, yakni di enam bank yang bekerja sama dengan BI. Yaitu Kantor Cabang Utama (KCU ) Bank BCA,  KCU Bank Mandiri,  KCU Bank  BNI,  KCU Bank BRI, serta Kantor Pusat Bank Lampung dan  KCU Bank Lampung.

Emil mengatakan  Bank Indonesia akan menyediakan semua pecahan uang yang dibutuhkan khusus pecahan kecil yang banyak diminati oleh masyarakat seperti pecahan Rp1.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000. Selain itu dipersiapkan juga pecahan bernilai besar yang diperlukan oleh perbankan untuk pengisian mesin ATM, yakni pecahan Rp50.000 dan Rp100.000.

“Sesuai dengan siklus tahunan,  selama periode Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan akan terjadi peningkatan kebutuhan uang tunai sekitar 36 persen di tahun 2026 dibandingkan realisasi tahun 2015,” katanya.

Karena permintaan penukaran cukup tinggi, kata Emil, maka BI akan melayani penukaran pada hari Senin – Selasa pada Pukul 08.00-12.00 WIB.

“Bank Indonesia akan memenuhi kebutuhan uang tunai selama Ramahan dan Idul Fitri, baik dari sisi jumlah maupun pecahan yang dibutuhkan oleh masyarakat,” Emil menandaskan.