Peningkatan Pajak Minimarket Diusulkan Masuk dalam Raperda Lampung Utara

  • Bagikan

Feaby/Teraslampung.com

Kotabumi–Juru bicara Fraksi PAN ‎di DPRD, Yordan Bangsaratoe mengulkan ada peningkatan pajak yang bersumber dari mini market. Pajak dari minimarket itu diusulkan dimasukkandalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penataan Mini Market.

Yordan mengatakan, peningkatan pajak mini market ini bertujuan untuk menyelamatkan para pelaku usaha kecil yang selama ini seakan terpinggirkan oleh keberadaan mini market modern yang mulai menjamur.

“‎Saya minta pajak mini market dinaikkan  supaya para pelaku usaha kecil dapat lebih berkembang dan maju,” kata Yordan dalam paripurna.

‎Sementara mengenai Raperda tentang Kewajiban Sosial Pelaku Usaha, Yordan dengan lantang menyinggung banyaknya perusahaan baik milik negara maupun swasta yang membuka usaha di wilayah Lampung Utara yang belum memberikan kewajiban sosialnya kepada masyarakat.

BACA JUGA:   Perbaikan Tiga Makam Pahlawan di Kotabumi Terkesan Asal-alasan

‎”Banyak perusahaan negara maupun perbankan di sini yang belum memberikan CSR-nya kepada masyarakat kita,” tegas politisi PAN ini.

Sementara, pimpinan sidang paripurna, Arnol Alam usai sidang mengatakan, pembahasan atas kedua Raperda ini masih cukup panjang. Dimulai dengan paripurna jawaban pengusul terhadap dua usulan inisiatif, disampaikan kepada pihak eksekutif, lalu sidang paripurna pandangan eksekutif dan seterusnya.

“Besok, kami akan kembali sidang paripurna jawaban pengusul terhadap dua usulan inisiatif Raperda ini. Tahapan kedua Raperda menuju penetapan menjadi Perda masih cukup panjang,” tuturnya.

Pantauan di lokasi, sedikitnya ada lima Fraksi yang menyampaikan pandangannya secara tertulis seperti F-Restorasi, F-Gerindra, F-PDIP, dan F-PAN serta F-Partai Golkar. Sedangkan, Partai Demokrat. Sedangkan, F-PKS, F-Partai Demokrat hanya menanggapi pandangan atas kedua Raperda ini secara lisan yang isinya menyetujui Raperda itu untuk dibahas.

  • Bagikan