Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Rapid Test Massal di Sidomulyo Lamsel, Satu Orang Hasilnya Reaktif

Rapid Test Massal di Sidomulyo Lamsel, Satu Orang Hasilnya Reaktif

368
BERBAGI
Seorang warga Sidomulyo, Lampung Selatan, menjalani rapidt test, Senin (7/9/2020).
Seorang warga Sidomulyo, Lampung Selatan, menjalani rapidt test, Senin (7/9/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Menindaklanjuti adanya salah satu warga kecamatan sidomulyo yang terpapar corona virus disease 19 atau Covid-19, Dinas Kesehatan Lampung Selatan bekerjasama dengan  RSUD Bob Bazar Kalianda melakukan rapid test massal di Aula GSG Kecamatan Sidomulyo, Senin (7/9/2020).

Rapid test dilakukan setelah AI, warga Kecamatan Sidomulyo terpapar covid-19 setelah ia melakukan perjalanan ke daerah merah penyebaran Covid-19. Rapid test dilakukan kepada seluruh warga yang telah melakukan kontak fisik dengan AI.

Sebanyak 151 orang warga Sidomulyo dilakukan rapid test oleh Tim Puskesmas Sidomulyo, PSC119, dan tim surveilans Kabupaten dengan tujuan untuk untuk mendeteksi infeksi COVID-19 dalam tubuh manusia.

Usai rapid test massal, diketahui ada satu orang warga Sidomulyo yang hasilnya reaktif. Ia diketahui pernah terlibat kontak dengan AI. Selanjutnya orang tersebut diwajibkan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan dan melakukan pemeriksaan PCR swab test.

“Kami melakukan contact tracking (salah satu cara untuk mengetahui dan melacak penyebaran Covid-19 di masyarakat) dengan rapid test massal di daerah tersebut, terkait kasus No.40 atas nama AI,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Lamsel, dr. Diah Anjarini, M. Epid, Senin (7/9/2020).

Menurutnya, jika ada warga yang menunjukkan hasil reaktif pada hasil pemeriksaan rapid test, maka pihaknya akan melakukan tindakan isolasi mandiri kepada orang tersebut dan akan menindaklanjuti dengan pemeriksaan swab.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Jimmy B. Hutapea mengatakan akan melakukan tindakan pengambilan sample PCR Swab Test kepada warga sidomulyo dengan hasil reaktif pada rapid test.

“Untuk warga yang hasil rapid testnya reaktif, besok kami  akan ke lokasi lagi untuk mengambil sampel PCR swab testnya dan wajib bagi dia untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. ika nanti setelah dilakukan periksaan PCR Swab di Laboratorium dan hasilnya positif, maka kami akan melakukan contact tracking kembali di daerah tersebut,” katanya.

dr. Jimmy juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perjalanan keluar daerah dengan status Zona Merah. dr. Jimmy berharap agar semua pihak mau bersama-sama melakukan upaya pencegahan pengendalian Covid-19 secara ketat dan disiplin, dengan menerapkan protokol kesehatan 3M.

“Mengenai tambahan kasus covid-19 di Lamsel, kami gugus tugas melihatnya mereka sebagian besar ada riwayat perjalan dari daerah zona merah. Kami mengimbau, jika tidak perlu amat penting sebaiknya menunda dahulu perjalanan tersebut. Kalau pun itu harus dilakukan, harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan ketika pulang wajib melakukan rapid test,” katanya.