Raskin untuk Warga Lampung Utara Segera Dibagikan

  • Bagikan
Penyaluran Raskin di Lampung Utara (Ilustrasi)

Feaby/Teraslampung.com

Dari kiri: ‎Kepala Bulog Subdivre II Lampung Utara, Samsudin Agung, Asisten II, Fahrizal Ismail dan Kabag Perekonomian, Asmuni Effendi memeriksa kualitas Raski di gudang Bulog.

Kotabumi–Pemkab Lampung Utara mengklaim Raskin (Beras untuk rakyat miskin) bulan Januari – Februari akan didistribusikan dalam waktu dekat. Pendistribusian Raskin ini hanya tinggal menunggu turunnya Surat Perintah Alokasi (SPA) yang ditujukan kepada Bulog (Badan Urusan Logistik) Subdivre II Lampung Utara terbit.

“‎Sebanyak 2.722 ton Raskin jatah bulan Januari ‎- Februari akan segera dibagikan kepada 56.130 RTS-PM (Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat). SPA-nya sedang diproses,” kata Asisten II Sekretaris Kabupaten, Fahrizal Ismail usai meninjau kualitas Raskin di gudang Bulog yang berada di Jalan Lintas Tengah, Kotabumi, Jum’at (26/2) sore.

Fahrizal menuturkan, pendistribusian Raskin kali ini tak lagi melibatkan pihak ketiga melainkan langsung dilakukan oleh Satuan Tugas yang mengurusi Raskin. Alasannya, supaya tak terjadi penumpukan Raskin sehingga RTS-PM yang membutuhkannya dapat segera mengonsumsinya.

“Kami ingin tak ada penumpukan Raskin sehingga dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini juga mengatakan bahwa pihaknya akan mengupayakan pembagian Raskin dapat dilakukan tiap bulannya. Pendistribusian Raskin tiap bulan ini akan diupayakan usai pendistribusian Raskin jatah bulan Januari – Februari.

“Tahun ini, Raskin itu akan diupayakan dibagi tiap bulannya. Jangan sampai ada anggapan kalau Raskin itu hanya dapat dibagi tiap tiga bulan sekali,” kata dia.

Sementara mengenai kualitas Raskin yang akan didistribusikan kepada sekitar 56 ribu RTS-PM, ia menuturkan, kualitas beras yang ada di gudang Bulog ini terbilang baik dan memenuhi standar.

“Kualitas berasnya baik dan memenuhi standar,” terangnya.

‎Di tempat yang sama, Kepala Bulog Subdivre II Lampung Utara, Samsudin Agung mengatakan, total beras jatah bulan Januari – Februari yang ada di gudangnya mencapai 2.7277 ton. Beras impor asal Vietnam in hasil dari pengadaan dalam negeri tahun 2015 silam. Pihaknya juga akan mengupayakan dapat lebih menyerap beras para petani Lampung Utara pada tahun ini. Karena pada tahun lalu, pihaknya hanya mampu menyerap sekitar 1700 ton beras petani lokal.

“Beras petani yang diserap tahun lalu sekitar 1700 ton. Tahun ini akan kami upayakan adanya peningkatan serapan beras dari petani lokal,” kata dia

  • Bagikan