Beranda News Lingkungan Ratusan Ikan di Teluk Lampung Mati, Diduga Tercemar Limbah

Ratusan Ikan di Teluk Lampung Mati, Diduga Tercemar Limbah

317
BERBAGI
Ikan mati di Teluk Lampung akibat pencemaran laut pada Juni 2019 lalu.

TERASLAMPUNG.COM — Ratusan ikan mati di pesisir pantai Panjang, Bandarlampung, Sabtu pagi, 1 Juni 2019.  Aktivis lingkungan di Lampung menduga kematian ikan-ikan tersebut disebabkan pencemaran limbah dari kapal-kapal yang sandar di Pelabuhan Panjang.

Tim lembaga advokasi lingkungan Mitra Bentala yang turun ke lapangan dipimpin Ogja Aditiya mengabarkan ada banyak ikan, kepiting, cumi-cumi dan ikan karang yang mati diduga penyebabnya limbah kapal.

BACA: Pencemaran Teluk Lampung, Polda Lampung Tetapkan Manajer Teknik PT Pelindo Sebagai Tersangka

“Dalam satu bulan ini sudah dua kali kejadian seperti ini dan dari keterangan yang kami dapat dari para nelayan sumbernya limbah kapal. Kejadian ini tidak boleh didiamkan,” tegasnya.

Untuk itu dia meminta instansi yang berwenang untuk melakukan penyelidikan akibat matinya ikan-ikan di pesisir pantai Panjang dan menindak tegas pelakunya.

“Kami berharap pihak yang berwenang untuk dapat menelusurinya, jika benar apa yang diungkapkan oleh para warga pesisi bersumber dari kapal-kapal yang membuang limbahnya atau penyebab lainnya, tentunya harus ditindak tegas berdasarkan Undang-undang yang ada.”

“Kalau ini faktor kesengajaan atau kelalaian yang menimbulkan pencemaran lingkungan mesti ditindak tegas agar tidak terus berulang kejadiannya. Kejadian ini mengakibatkan banyak pihak yang terdampak, seperti nelayan mencari ikan susah, dan kehidupan biota laut akan terganggu,” ungkap Ogja Aditiya.

Sementara itu salah seorang nelayan Panjang Utara Daeng mengharapkan agar kejadian ini tidak terjadi lagi, karena kedepannya sulit mencari ikan untuk kehidupan sehari-hari nya.

“Kami para nelayan meminta pemerintah mengambil tindakan tegas karena matinya ikan-ikan ini membuat kami semakin sulit mencari ikan,” harapnya.

Dandy Ibrahim

Loading...