Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Ratusan Nelayan Bandarlampung Terima Bantuan Asuransi dan Alat Pendingin Ikan

Ratusan Nelayan Bandarlampung Terima Bantuan Asuransi dan Alat Pendingin Ikan

128
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM–Sebanyak 493 nelayan di Kota Bandarlampung mendapat bantuan asuransi, nest freezer (alat pendingin ikan) dan izin usaha dari pemkot, Provinsi Lampung, dan pemerintah pusat.

Walikota Bandarlampung Herman HN mengharapkan  bantuan tersebut bisa meningkatkan pendapatan nelayan dan pengusaha perikanan.
“Dari tahun ke tahun Pemkot Bandarlampung memberikan bantuan ke nelayan dan pengusaha di bidang perikanan. Tahun lalu kita bantu gas sebagai pengganti bahan bakar dan tahun ini kita bantu asuransi dan kemudahan perizinan,” jelas walikota dalam sambutannya di acara Penyerahan Bantuan Pemerintah bagi Pelaku Usaha bidang Kelautan dan Perikanan, di pusat pelelang ikan (PPI) Lempasing, Rabu, 25 November 2020.
“Saya harapkan semua peralatan bantuan itu dipergunakan dengan baik untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan dan pengusaha di bidang perikanan,” ungkap Herman HN.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bandarlampung, Erwin, menjelaskan bantuan polis asuransi diberikan kepada 493 orang nelayan itu bantuan Pemkot Bandarlampung serta Pemprov Lampung.
“Pemkot membantu polis asuransi untuk 390 nelayan sedangkan pemprov membantu untuk 103 orang nelaya jadi totalnya 493 orang yang mendapat polis asuransi. Polis asuransi ini diberikan bagi nelayan yang belum pernah dapet premi dari pusat,” jelasnya.
“Asuransi ini gunanya, jika terjadi musibah di laut yang mengakibatkan nelayan meninggal dunia ahli waris mendapatkan uang pertanggungan sebesar Rp100 juta,” tambahnya.
Ada pula bantuan nest freezer sebagai bantuan stimulus diberikan kepada 11 kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) pedagang ikan hamparan yang terdampak Covid-19.
“Hari ini juga kami serahkan 22 net freezer untuk 11 Poklahsar. Selain itu kami berikan juga Bantuan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) untuk 5 UMKM serta bantuan Surat Bukti Pencatatan Kapal Perikanan (BPKP) untuk 29 kapal nelayan,” katanya.
Dandy Ibrahim