Ratusan Siswa SMKN 3 Kotabumi Serang SMKN 1

Bagikan/Suka/Tweet:

‎Feaby/Teraslampung.com

Petugas Kepolisian berjaga – jaga di SMKN 1 Kotabumi usai penyerangan yang dilakukan siswa SMKN 3 Kotabumi, Selasa sore sekitar pukul 14.00 WIB (10/11/2015).

Kotabumi–Di saat ratusan Calon Kepala Desa (Kades) menandatangani Deklarasi Damai dalam Pemilihan Kades serentak di Lampung Utara, ratusan siswa SMKN 3 Kotabumi  menyerang siswa SMKN 1 Kotabumi, Selasa (10/11) sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibat penyerangan dengan menggunakan batu itu, Yuni Supriyanti (43), pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas terluka di bagian hidung. Korban terpaksa dijahit akibat luka robek yang dideritanya.

Menurut Iwan Wahyudi, Satpam SMKN 1 Kotabumi, sebelum insiden pelemparan batu terjadi, dirinya sempat membubarkan para penyerang yang berjumlah sekitar 100 orang itu saat berkumpul di sekitar sekolahnya. Mendapat teguran dari satpam sekolah,  para penyerang yang mengendarai puluhan sepeda motor itu berpindah tempat namun masih tak jauh dari lokasi sekolah.

“Ternyata tak lama itu, mereka menyerang pakai batu saat siswa di sini baru mau pulang sekitar pukul 14:00 WIB. Melihat itu, saya langsung memerintahkan para siswa kami untuk kembali masuk ke dalam sekolah,” tuturnya.

Iwan mengatakan, selanjutnya dirinya mencoba menghalau ratusan penyerang tersebut untuk lekas meninggalkan lokasi sekolah tempatnya bekerja. Meski berhasil dihalau, terus Iwan, tak urung seorang pengendara motor terluka akibat lemparan batu.

“Ada seorang ibu yang terluka karena lemparan batu mereka,” terangnya.

Heni (24), pedagang makanan yang berada persis di depan SMKN 1 Kotabumi membenarkan jika ratusan penyerang tersebut langsung melemparkan batu yang ada di pinggir jalan begitu melihat siswa SMKN 1 Kotabumi ke luar dari sekolah.

“Sepertinya anak – anak itu dari SMKN 3 Kotabumi. Mereka langsung menyerang dengan batu saat siswa SMKN 1 Kotabumi ke luar dari gerbang sekolah,” tutur dia.‎