Razia BNN Lampung, Petugas Amankan Sepucuk Senjata Revolver Rakitan di Karaoke Happy Polly

  • Bagikan

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Tersangka M. Affandi saat diperiksa petugas BNN, Minggu (16/11/2014). Foto: Teraslampung.com/Zainal Asikin

BANDARLAMPUNG–Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung menggelar razia narkoba di sejumlah tempat karaoke dan tempat hiburan malam di Kota Bandarlampung, Sabtu malam (16/11/2014) sekitar pukul 22.30 WIB. Tempat-tempat yang dirazia tersebut, disinyalir kerap menjadi  tempat untuk  pesta narkoba. Barang bukti hasil razia Sabtu malam tersebut antara lain  dua paket kecil sabu-sabu,  tujuh butir pil ekstasi, dan sepucuk  senjata api rakitan,

Beberapa tempat hiburan malam yang dirazia oleh BNNP antara lain Karaoke  Happy One, Happy Polly, Inul Vista, Nav Karaoke, Santai Karaoke, Dwipa, New Dwipa, Golden Dragon, Tanaka dan Karaoke Nirwana. Dari sepuluh tempat hiburan malam yang dirazia oleh petugas BNNP Lampung, yang menjadi sasaran utama yakni ditempat hiburan karaoke Happy One dan Happy Polly yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Telukbetung utara.

Saat petugas merazia di salah satu karaoke yakni Happy Polly, di Kamar No.12 petugas menemukan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta tiga butir amunisi dari dalam tas merk Green Light milik salah seorang pengunjung karaoke. Selanjutnya, tersangka bersama barang bukti senjata api rakitan dan kelima temannya yang berda didalam satu ruangan dibawa ke kantor BNNP untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari pantauan teraslampung.com, petugas BNNP kemudian melanjutkan Razia tersebut ketempat hiburan lainnya yang berada di Jalan Radin Intan, Tanjungkarang Pusat, Inul Vista dan karaoke Nav. Kemudian di Golden Dragon, Dwipa dan New Dwipa di Jalan Yos Sudarso, Telukbetung Selatan ditempat tersebut petugas tidak membuahkan hasil.

Razia kemudian dilanjutkan di tempat hiburan lainnya, yakni di Santai karaoke. Petugas mengamankan salah satu pemandu lagu (PL) bernama Ema Septiana (30) warga Panjang Utara, Panjang, saat dilakukan tes urine PL tersebut terbukti mengkonsumsi sabu-sabu dan ekstasi.

Di tempat hiburan Tanaka, petugas mengamankan tiga orang pengunjung, Yanto (30) warga Kelurahan Pesawahan Telukbetung Selatan, Tje Khinn Han (31) warga Kelurahan Kota Karang Telukbetung Barat dan Indra Marcelo (30) warga Kelurahan Bakung Telukbetung Barat. Dari hasil tes urine ketiganya terbukti menggunakan narkoba jenis ineks.

Kabid Pemberantasan BNNP Lampung, Kompol Abdul Haris mengatakan, saat dilakukan razia di karaoke Happy Poly, pihaknya mengamankan seorang pengunjung bernama M. Afandi (22) warga jalan Banten Gg Mushola Darul Fallah LK 1 RT.007 Kelurahan Bakung, Telukbetung Barat yang membawa senjata api rakitan lengkap dengan tiga butir amunisinya.

Dengan adanya temuan tersebut, BNN kemudian  berkoordinasi dengan Polresta Bandarlampung.

“Saat dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka M. Afandi, ia mengakui bahwa senjata api rakitan tersebut adalah benar miliknya. Dia (tersangka) mendapatkannya dengan cara membeli seharga Rp 2,2 juta melalui kakaknya. Namun untuk proses dan pengembangan lebih lanjut, senjata api rakitan beserta amunisi dan tersangka M Afandi, langsung kami serahkan kepada petugas dari PolrestaBandarlampung, yakni Ipda M Syahrir Perdana selaku kanit Tipikor dan Riki Yoswandi anggota Satreskrim Polresta Bandarlampung,”kata Abdul Haris kepada wartawan, Minggu (16/11).

Sementara untuk kelima rekannya, sambung Abdul Haris, yakni Amir Sarifudin (25) warga Durian Payung; Nurdin (22) warga Kaliawi Tanjungkarang Pusat; Rini rahmawati (22) warga Bandar Sakti, Terusan Nyunyai; Pustiani (19) warga Pasar Medang, Kota Agung dan Shinta Pratiwi (21) warga kebun Jeruk tanjungkarang Timur sudah dilakukan pemeriksaan.

“Mereka tidak mengetahui kalau Afandi memiliki dan membawa senjata api rakitan. Kemudian dari hasil tes urine hasilnya negatif, selanjutnya kelima teman dari tersangka Afandi diperbolehkan pulang dan untuk tersangka M. Afandi dibawa oleh petugas dari polresta Bandarlampung,”jelasnya.

Berita Terkait: Razia Narkoba BNN: Pengunjung Berusaha Melawan, Petugas Lepaskan Tembakan Peringatan

  • Bagikan