Beranda News Lampung Razia Malam, Polresta Bandarlampung Tindak 105 Pengendara Motor

Razia Malam, Polresta Bandarlampung Tindak 105 Pengendara Motor

38
BERBAGI
Ratusan pengendara sepeda motor terjaring razia malam yang digelar petugas Polres Bandarlampung.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim gabungan dari Satuan Lalu Lintas, Sabhara, Unit Ranmor, Intel dan Provost Polresta Bandarlampung, menggelar operasi tertib helm dan kendaraan di Jalan Kartini, Tanjungkarang Pusat depan Pasar Bambu Kuning dan Pasar Tengah, pada Sabtu (24/7/2016) malam hingga Minggu dinihari. Dalam operasi tersebut, polisi menindak sebanyak 105 pengendara sepeda motor.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bandarlampung, Kompol Indra Novianto mengatakan, operasi ini digelar, dalam rangka merazia para pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan kelengkapan surat-surat kendaraan. Namun sasaran utama operasi yang digelar semalam adalah, para pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.

“Sasaran utama razia adalah helm, tapi kami juga merazia pengendara sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan seperti SIM dan STNK,”kata Indra kepada teraslampung.com, Minggu (24/7/2016).

Menurutnya, razia yang digelar, turut dilibatkan juga petugas dari Satuan Sabhara, Unit Ranmor, Intel dan Provost. Hal tersebut dilakukan, selain mengurangi angka kecelakaan dan juga aksi kriminalitas yang kerap terjadi terhadap pengendara sepeda motor.

Indra menuturkan, diadakannya kegiatan ini, menindaklanjuti instruksi pimpinan Kapolda Lampung, Brigjen Pol Ike Edwin dan Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Hari Nugroho. Karena banyak ditemukan para pengendara sepeda motor, yang tidak menggunakan helm pada malam hari di jalan-jalan protokol atau jalan utama di Kota Tapis Berseri.

“Digelarnya razia ini, supaya masyarakat agar lebih tertib lagi saat berkendara dengan menggunakan helm sebagai keselamatan dalam berlalu lintas,”ujarnya.

Razia helm ini, kata Indra, akan rutin dilakukannya di beberapa tempat berbeda di jalan-jalan utama di Kota Bandarlampung, hal tersebut dilakukan untuk menekan angka pelanggaran tidak menggunakan helm dan kelengkapan kendaraan.

“Kami merazia di tempat-tempat yang memang banyak pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor tidak memakai helm,”ungkapnya.

Indra mengutarakan, operasi tertib helm yang digelar semalam di depan Pasar Bambu Kuning dan Pasar Tengah di Jalan Kartini, Tanjungkarang Pusat, pihaknya menindak sebanyak 105 pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dengan memberikan surat tilang.

“Para pengendara sepeda motor yang melanggar, diberikan surat tilang dan menyita surat kendaraan maupun kendaraannya,”ucapnya.

Rinciannya adalah, tilang surat izin mengemudi (SIM) sebanyak 26 lembar, tilang STNK sebanyak 64 Lembar dan tilang kendaraan sebanyak 15 unit sepeda motor. Selain itu juga, turut diamankan salah seorang pengendara yang kedapetan membawa senjata tajam (sajam).

“Pengendara yang sepeda motornya diamankan, karena tidak membawa surat kelengkapan dalam berkendara seperti SIM dan STNK. Lalu untuk satu orang yang kedapetan membawa sajam, masih dalam pemeriksaan petugas Satreskrim,”terangnya.

Dikatakannya, pengendara yang sepeda motornya dibawa ke kantor, mereka dapat mengambilnya dengan menunjukkan bukti kelengkapan surat kepemilikan kendaraannya.