Razia Narkoba BNN: Pengunjung Berusaha Melawan, Petugas Lepaskan Tembakan Peringatan

  • Bagikan

Zainal Asikin/Teraslampung.com


Petugas BNN Lampung memeriksa satu per satu pengunjung tempak karaoke yang menjadi sasaran operasi, Sabtu malam (15/11/2014. Foto: Teraslampung.com/Zainal Asikin

BANDARLMPUNG — Razia Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung, Sabtu malam (16/11) sempat diwarnai insiden. Hal itu terjadi saat petugas BNNP merazia Karaoke Nirwana di Jl. Soekarno Hatta (baypas), Kedaton, Bandarlampung, sekitar pukul 03. 30 WIB.

Saat petugas akan melakukan pemeriksaan, petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak lima kali. Pasalnya, pengunjung yang ada di tempat tersebut melakukan perlawanan kepada petugas dan akan kabur melarikan diri saat akan dilakukan pemeriksaan.

Kabid Pemberantasan BNNP Lampung, Komisaris Polisi (Kompol) Abdul Haris,  mengatakan awalnya saat petugas datang akan merazia dan memeriksa di karaoke Nirwana sempat memberikan tembakan peringatan, pasalnya ada dua orang pengunjung yang melakukan perlawanan dan akan kabur melarikan diri saat akan diperiksa oleh petugas.

Keduanya adalah Darkawi (49), warga Jl Soekarno Hatta By Pas, Bandarlampung, dan Jepriyanto (34), warga Yogyakarta. Setelah dilakukan tes urine keduanya positif mengkonsumsi sabu-sabu dan ekstasi. Selain itu, dari tangan keduanya petugas menemukan barang bukti niarkoba dua paket kecil sabu-sabu dan tujuh butir pil ekstasi yang disembunyikan di dalam kotak korek api.

“Selain mengamankan keduanya, kami juga mengamankan lima orang wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu (PL) dan empat orang laki-laki sebagai pengunjung karena dari hasil tes urine yang dilakukan petugasnya mereka terbukti menggunakan sabu-sabu dan ekstasi,” kata dia

Petugas BNN Lampung memeriksa barang bukti yang disita dari para pengunjung tempat karaoke, Sabtu malam (15/11/2014). Foto: Teraslampung.com/Zainal Asikin

Abdul Haris menuturkan, sembilan orang yang diamankan adalah, Anilasari (24) warga kuripan, Kota Agung; Putri Cinta Lestari (25) warga Sukabumi;  Elyana Nur Susanti (20) warga Beringin Raya, Kemiling; Dian Safitri (27) warga Ganjar Agung, Metro; Melinda Eka Talita Pratiwi (18), warga Jl Untung Suropati, Bandarlampung.

Kemudian Dadang Ansori (26), warga Kelurahan Surabaya, Kedaton; Deki Kardo (27), warga Kelurahan Segalamider, Tanjungkarang Barat; Deni Dores (33) warga Gulaik-Galik, Telukbetung Utara; M. Agus Hermawan (38), warga Segala Mider, Tanjungkarang Barat.

“Untuk kesembilan orang yang diamankan saat dilakukan pemeriksaan, hanya terbukti sebagai pengguna maka pihaknya akan melakukan rehabilitasi. Sementara untuk dua orang bernama Darkawi dan Jepriyanto selain mengkonsumsi narkoba dan kedapatan membawa sabu dan ekstasi, keduanya akan dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,”tandasnya.

Berita Terkait: Sepucuk Senjata Revolver Rakitan di Karaoke Happy Polly

  • Bagikan