Beranda Ekbis Bisnis Realisasi Investasi pada Triwulan Dua 2014 Naik Sembilan Persen

Realisasi Investasi pada Triwulan Dua 2014 Naik Sembilan Persen

143
BERBAGI

Dewi Ria Angela/Teraslampung.com 


Kepala BPKM Mahendra Siregar (dok)

JAKARTA —Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar menyatakan, terjadi peningkatan realiasasi investasi jika dibandingkan dengan periode Triwulan I tahun 2014 dan periode yang sama tahun 2013 baik dilihat secara total periode Triwulan II tahun 2014 maupun kumulatif Januari-Juni 2014.  Realisasi investasi itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) ditinjau dari negara asal, sebaran lokasi proyek dan penyerapan tenaga kerja.

“Realisasi investasi Triwulan II Tahun 2014 (Rp116,2 T) meningkat 9,0% dari Triwulan I Tahun 2014 (Rp. 106,6 triliun) atau meningkat 16,4% dari Triwulan II Tahun 2013 (Rp99,8 triliun), dengan total realisasi investasi sebesar Rp116,2 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri/PMDN sebesar Rp38,2 triliun (32,9%) dan Penanaman Modal Asing/PMA sebesar Rp 78 triliun (67,1%),” kata Mahendra Siregar, di Jakarta, Jumat (15/8).

Di sisi lain, kata Mahendra, realisasi investasi secara kumulatif periode Januari-Juni 2014 sebesar Rp222,8 triliun.  Nilai itu terdiri dari realisasi PMDN sebesar Rp72,8 triliun (32,7%) dan PMA sebesar Rp150 triliun (67,3%).

“Dibandingkan pada periode yang sama 2013 PMDN meningkat 20,2% dan PMA meningkat 13,5%,” kata dia.

Ditinjau dari negara asal PMA, pada Triwulan II tahun 2014 realisasi paling tinggi berasal dari  Singapura (2,1 miliar dolar AS) diikuti Malaysia (0,6 miliar dolar AS), Jepang (0,6 miliar dolar AS), Inggris (0,6 miliar dolar AS), dan Amerika Serikat (0,4 miliar dolar AS).

Sedangkan pada kumulatif periode Januari-Juni Tahun 2014, realisasi paling tinggi berasal dari  Singapura (3,4 miliar dolar AS), diikuti Jepang (1,5 miliar dolar AS), Malaysia (0,7 miliar dolar AS), Amerika Serikat (0,7 miliar dolar AS) dan Korea Selatan (0,7 miliar dolar AS).

Sementara jika apabila ditinjau dari sebaran lokasi proyek, realisasi investasi di luar Pulau Jawa Triwulan II/2014 mencapai sebesar Rp 47,1 triliun atau 40,5% dari total investasi dan Rp69,1 triliun atau 59,5%, merupakan realisasi investasi proyek yang berlokasi di Pulau Jawa.

“Terjadi peningkatan sebaran aliran penanaman modal ke luar Pulau Jawa dari Rp. 83,3 triliun pada kumulatif periode Januari-Juni Tahun 2013 menjadi Rp. 91,7 triliun pada periode yang sama Tahun 2014,” kata Mahendra.

Terkait realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia selama periode Triwulan II tahun 2014, menurut Mahendra Siregar, mencapai 350.803 orang (82.250 orang di proyek PMDN dan 268.553 orang di proyek PMA).

Data realisasi investasi Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2014 menggambarkan bahwa, perusahaan PMA dan PMDN yang telah beroperasi di Indonesia telah dapat melaksanakan kegiatan dengan baik, bahkan 44,4% dari total investasi merupakan perluasan usaha atau pengembangan produksi dari perusahaan yang telah beroperasi dan telah melakukan usaha di Indonesia.

Loading...