Beranda News Nasional Rel Terendam Banjir, KRL Siapkan Rekayasa Pola Operasi Kereta Commuter

Rel Terendam Banjir, KRL Siapkan Rekayasa Pola Operasi Kereta Commuter

145
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Sejumlah rel kereta api di wilayah DKI Jakarta terendam banjir sejak Senin malam (24/2/2020). Terkait hal itu,  PT Kereta Commuter Indonesia melakukan rekayasa pola operasi kereta rel listrik (KRL).

Hingga Selasa siang genangan terpantau di lintas antara Stasiun Kampung Bandan-Stasiun Kemayoran, dan di Stasiun Sudirman.

Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan KCI, Anne Purba, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan, hujan lebat sejak malam tadi juga mengakibatkan tahap akhir pekerjaan penggantian wesel di Stasiun Jakarta Kota terganggu.

Untuk itu, kata Anne, sebagai antisipasi PT KCI melakukan rekayasa pola operasi sebagai berikut:

Lintas Bogor/Depok-Angke/Jatinegara PP perjalanan hanya sampai Stasiun Manggarai.

Lintas Bekasi-Jakarta Kota PP via Pasar Senen, perjalanan hanya sampai Stasiun Pasar Senen.

Lintas Bogor/Depok-Jakarta Kota PP sebagian perjalanannya diatur hanya sampai Stasiun Manggarai.

Lintas Bekasi-Jakarta Kota PP via Manggarai sebagian perjalanannya diatur hanya sampai Stasiun Manggarai.

Sementara itu untuk lintas Rangkasbitung-Tanah Abang PP, Duri-Tangerang PP, dan Tanjung Priok-Jakarta Kota PP hingga pukul 06.00 WIB masih terpantau normal.

“PT Kereta Commuter Indonesia mengimbau para pengguna untuk merencanakan kembali perjalanannya mengingat sejumlah rekayasa pola operasi tersebut,” kata Anne.

“Pengguna juga kami ajak untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dengan tidak berdesakan saat naik turun kereta, tidak memaksakan diri untuk naik ke dalam KRL yang telah penuh, dan selalu berhati-hati terutama saat kondisi licin karena hujan,” imbuhnya.

Informasi terkini mengenai perjalanan KRL dapat diakses melalui aplikasi KRL Access, media sosial @commuterline, dan Pusat Informasi 021-121. Para petugas di Stasiun maupun kereta juga akan memberikan informasi kepada para pengguna KRL secara berkala.

Loading...