Beranda News Sosial Relawan Bravo 5 Lakukan Fogging di Bandarlampung

Relawan Bravo 5 Lakukan Fogging di Bandarlampung

208
BERBAGI
Ketua Bravo 5 Lampung, Andi Desfiandi, memimpin langsung pengasapan di beberapa tempat di Bandarlampung.

TERASLAMPUNG.COM — Para relawan Bravo 5 Lampung melakukan aksi simpatik dalam bentuk pengasapan (fogging) di sejumlah wilayah di Bandarlampung, Minggu,  (17/2/2019). Aksi itu dilakukan untuk menanggulangi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan nyamuk aides aegypti.

Pengasapan antara  dilakukan di Kelurahan Labuhandalam, Kecamatan Tanjungsenang, dan seputaran Stasiun KA Labuhanratu, Kedaton, Bandarlampung.

Aksi kemanusiaan ini terpaksa kembali ditunda hanya di satu titik, RT 11, 12, dan 13, Kelurahan Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur yang terpenggal derasnya hujan, petang kemarin.

Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua Bravo 5 Lampung, Andi Desfiandi. Turut pula melakukan aksi simpatik itu antara lain: Kasatgas Publikasi dan Kampanye Deni Haddad, Kasatgas Kesekretariatan Asep Jamaludin, Kasatgas Opini Publik Muzzamil, serta Koordinator Relawan CA DPD RI Dapil Lampung Andi Surya, Ubaidillah.

“Kegiatan pengasapan wilayah endemik nyamuk demam berdarah dengue (DBD) ini untuk kesekian  kalinya. Aksi ini kami lakukan karena banyaknya  permintaan warga Kota Bandarlampung,  bahkan kabupaten. Saya mohon maaf kepada arga yang belum kebagian jadwal fogging, sebab ini akan terus dilakukan Bravo 5 terlepas ada tidaknya permintaan,” katanya.

Pada Sabtu pagi, pengasapan dimulai di Kelurahan Labuhanratu, Kedaton.

Tim fogging lalu bergerak dari start point Masjid Nurul Huda, Jalan Hanoman, Sabtu siang.

Ratusan warga sepanjang rute fogging, juga mengaku gembira dan berterimakasih atas kegiatan tersebut.

Ibu Umi (47), misalnya. Bersama para tetangga, warga RT 03 LK I Sawah Brebes ini mengaku, di wilayahnya sebelumnya ada 3 warga terjangkit DBD. Pemkot Bandarlampung juga telah melakukan fogging di tempatnya.

“Oh ya seneng banget lah Pak. Jentik nyamuk pada mati. Apalagi tiap tahun ada aja yang kena (DBD, red). Terima kasih, sekali lagi terima kasih,” kata Umi.

TL|RL|Muzamil

Loading...