Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Relawan Desa Nabung Saham Sidorejo Salurkan Bantuan Korban Tsunami di Lamsel

Relawan Desa Nabung Saham Sidorejo Salurkan Bantuan Korban Tsunami di Lamsel

358
BERBAGI
Tim relawan Desa Nabung Saham (DNS) Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam tsunami di Desa Hargo Pancuran dan Totoharjo di lereng kaki Gunung Rajabasa.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Tim relawan Desa Nabung Saham (DNS) Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam tsunami yang menghantam di wilayah pesisir Kecamatan Rajabasa, Kalianda dan Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.

Bantuan yang diberikan, berupa sembako, selimut bayi dan orang dewasa, perlengkapan bayi, obat-obatan, kasur, makanan instan, peralatan dapur, perlengkapan mandi dan bantuan lainnya. Bantuan tersebut, diserahkan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Sidorejo, Tommy Yulianto selaku inisiator bersama tim relawan Desa Nabung Saham (DNS) Sidorejo dan komunitas Motor Trail.

Sejumlah bantuan tersebut, diberikan kepada korban warga Desa Way Muli, Way Muli Timur, Kunjir dan Sukaraja yang mengungsi di wilayah Desa Hargo Pancuran dan Totoharjo, Kecamatan Rajabasa. Para pengungsi yang menjadi korban gelombang tsunami paling parah tersebut, banyak tersebar di pemukiman penduduk dari kedua desa tersebut dan di perbukitan di lereng kaki Gunung Rajabasa.

Selain di beberapa desa yang ada di Kecamatan Rajabasa dan Kalianda, bantuan juga disalurkan ke Desa Suak, dan Banjar Suri, Kecamatan Sidomulyo yang turut menjadi korban dampak gelombang tsunami yang terjadi pada Sabtu malam 22 Desember 2018 lalu.

“Bantuan ini, kami serahkan langsung kepada korban yang banyak tersebar di Desa Hargo Pancuran, Totoharjo dan Sukaraja yang berada di dataran tinggi di lereng kaki Gunung Rajabasa,”kata Tommy Yulianto, Kades Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan saat ditemui dilokasi penyerahan bantuan di lereng kaki Gunung Rajabasa, Senin 31 Desember 2018.

Selain diserahkan langsung kepada korban, kata Tommy sapaan akrabnya, sejumlah bantuan itu, ada juga yang ia serahkan ke posko-posko terpadu bantuan kemanusiaan di Desa Way Muli, Way Muli Timur serta Kunjir untuk seterusnya diserahkan kepada pengungsi korban bencana alam tsunami tersebut.

“Penyaluran bantuan terhadap para korban, kita lakukan hari kedua pasca terjadinya gelombang tsunami. Sampai saat ini, saya bersama tim relawan Desa Nabung Saham (DNS) Sidorejo masih terus melakukan penggalan donasi untuk membantu para korban tsunami,”ucapnya.

Tommy mengutarakan, selain didapat dari para anggota atau investor nabung saham, bantuan yang disalurkan ke korban didapat dari para dermawan Indonesia yang bekerja di Negara Taiwan sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Mereka mengirimkan donasi tersebut, melalui dompet peduli tsunami yang diinisiasinya bersama tim relawan DNS saat pertama pasca terjadinya gelombang tsunami yang menghantam wilayah pesisir Lampung Selatan.

“Alhamdulilah, begitu saya membuka penggalangan donasi peduli tsunami untuk Lampung Selatan. Ada beberapa TKI yang bekerja di Negara Taiwan yang berempati, mereka langsung mengirimkan bantuan itu dan mentransfernya melalui rekening dompet peduli tsunami,”terangnya.

Semua bantuan yang disalurkan kepada para korban, kata Tommy, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita yang berada di wilayah pesisir Kecamatan Rajabasa, Kalianda dan Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo yang saat ini tengah mengalami musibah bencana alam tsunami.

“Bantuan yang diberikan, dari uluran tangan para dermawan yang ikut merasakan penderitaan yang sedang dialami oleh korban. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini, dapat meringankan beban mereka (korban),”ungkapnya.

Selain sebagai Kepala Desa (Kades) Sidorejo, Tommy yang juga sebagai bendahara APDESI (Asosiasi Perangkat Desa Indonesia) Kecamatan Sidomulyo ini menambahkan, melalui wadah APDESI bantuan juga disalurkan untuk membantu para korban yakni berupa sembako, selimut, kasur, perlengkapan dapur, perlengkapan mandi perlengkapan bayi, kebutuhan wanita, makanan instan dan bentuk bantuan lainnya.

“Bantuan yang disalurkan kepada korban, dikumpulkan dari seluruh Kepala Desa (Kades) di 16 Desa Kecamatan Sidomulyo melalui APDESI dan masyarakat Kecamatan Sidomulyo yang turut berduka atas penderitaan yang sedang korban alami saat ini,”jelasnya.

Dikatakannya, hingga saat ini donasi peduli untuk membantu korban tsunami tersebut, masih terus dilakukan. Namun bantuan yang akan disalurkan, bukan berupa sembako atau lainnya. Melainkan diperuntukan untuk membantu kebutuhan perlengkapan ataupun peralatan sekolah anak-anak.

“Saat ini, anak-anak sangat membutuhkan sekali perlengkapan sekolah. Karena semua perlengkapan sekolah mereka, banyak yang hancur dan juga hilang setelah disapu gelombang tinggi saat terjadinya tsunami. Jadi perlengkapan sekolah anak-anak, akan kita usahakan dan prioritaskan,”tukasnya.

Loading...