Beranda Hukum Kriminal Rencana Mau Jalan-Jalan ke Luar Negeri, Warga Bandung Tertembak Saat Buat Paspor...

Rencana Mau Jalan-Jalan ke Luar Negeri, Warga Bandung Tertembak Saat Buat Paspor di Kantor Imigrasi Bandarlampung

44
BERBAGI
Maryati, korban penembakan orang tak dikenal di Kantor Imigrasi Bandarlampung saat dirawat di ruang nuri 1 Rumah Sakit Bumi Waras,Bandarlampung, Kamis (11/8/2016) malam.

TERASLAMPUNG.COM — Maryati (40) warga Cililit, Bandung, Jawa Barat yang terkena tembakan di pipi kanan hingga tembus dan mengenai dada kanan saat membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Bandarlampung di Jalan Cut Meutia, Telukbetung Utara, Kamis (11/8/2016) malam.

Menurut kerabat korban, Pujiarto (35) warga Palapa 10, Labuhan Ratu, Kedaton mengatakan, bahwa saudaranya Maryati datang ke Bandarlampung, berkunjung ke rumah salah satu kerabat lainnya yang berada di Kelurahan Kota Karang, Telukbetung Barat.

“Rencanya, Maryati mau diajak pergi jalan-jalan sama saudaranya ke luar negeri usai Lebaran Haji nanti. Makanya, dia (Maryati) datang ke Bandarlampung ini mau membuat paspor,” katanya.

Dikatakannya, karena tidak tahu cara bagimana membuat paspornya, makanya Maryati datang ke Bandarlampung. Kebetulan ada saudara yang bekerja sebagai office boy di Kantor Imigrasi ini, dan tahu bagaimana membuat paspor tersebut.

Dari pantauan teraslampung.com, Maryati yang menjadi korban terkena tembakan oleh orang tak dikenal menjalani perawatan di Ruang Nuri 1 Rumah Sakit Bumi Waras. Kondisinya, sudah mulai berangsur membaik.

Diketahui, Maryati (40) warga Cililit, Bandung, Jawa Barat ditembak orang tak dikenal di Kantor Imigrasi Kelas I Bandarlampung di Jalan Cut Meutia, Telukbetung Utara, Bandarlampung, Kamis (11/8/2016) sekitar pukul 17.00 WIB.

Peluru tersebut, mengenai pipi sebelah kanan Maryati hingga tembus mengenai dada kanannya. Namun tembakan dan peluru yang mengenai korban, belum diketahui asalnya.

Maryati tertembak saat duduk dikursi di lantai dua, ketika sedang menunggu mengurus paspor di Kantor Imigrasi, Bandarlampung.