Beranda Politik Reses di Pesawaran, Tobas Dapat Keluhan Kelangkaan Pupuk

Reses di Pesawaran, Tobas Dapat Keluhan Kelangkaan Pupuk

335
BERBAGI
Anggota DPR RI dari Partai Nasdem dapil Lampung, Taufik Basari, bertemu dengan para petani Pesawaran.

TERASLAMPUNG.COM – Sulitnya mendapatkan pupuk dan bibit berkualitas membuat warga Desa Negarasaka, Negeri Kedaton, Kabupaten Pesawaran mengadu kepada anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari (Tobas) saat melakukan reses di kabupaten setempat, Kamis sore, 26 Desember 2019.

Toto, warga Negarasaka, mengaku hasil pertanian di Desa Negarasaka bisa melonjak apabila dibantu dengan bantuan pupuk dan bibit jagung yang memadai.

“Kami ini sudah berbagai usulan ke pemerintah tapi tidak juga dapat solusinya. Kami selama ini terkendala pupuk. Pupuk langka. Meskipun kami punya uang, tetapi pupuk yang akan kami beli tidak ada, kata Toto .

Menurutnya, jika pendistribusian pupuk masih belum stabil maka pertanian di Pesawaran akan terhambat. Tidak hanya itu bibit yang tidak berkualitas juga akan menghambat panen sehingga masyarakat kabupaten setempat akan mengalami panceklik.

“Untuk apa pemerintah ada program-program seperti itu kalau pendistribusian dan stok pupuk sedikit tidak maksimal,”ucapnya.

Toto berharap kepada pemerintah pusat dan daerah dapat membantu para petani yang memang bekerja dan berpenghasilan dari bertani.

“Saat ini kami meminta bagaimana solusi kedepan para petani tidka lagi sulit mendapatkan pupuk dan bibit. Karena kami tahu mana bibit yang baik atau tidak nya , artinya ini yang salah pemerintah atau ada oknum nya,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Tobas sapaan akrab Taufik Basari berjanji akan membahasnya dengan Kementerian Pertanuan.

“Sangat disayangkan ketika petaninya bersemangat tali untuk pupuk dan bibit belum maksimal. Nanti saya akan coba komunikasikan dengan kementerian pertanian karena Lampung ini juga menjadi salah satu Provinsi yang menjadi lumbung pertanian setelah Jabar dan Jatim,” kata Tobas.

Tobas mengimbau kepada warga Desa Negarasaka agar tidak berkecil hati karena pemerintah tidak akan mungkin mau melihat potensi yang meningkatkan swasembada pertanian terhambat.

“Saya sebagai wakil rakyat yang di pusat semaksimal mungkin akan membantu kesulitan di daerah saya. Sebelumnya saya Alhamdullilah saya berhasil mengundang kementrian pusat datang ke Lampung untuk melihat potensi pertanian. Jadi saya minta kepada desa disini agar tidak berkecil hati inshaAllah akan saya bicarakan di pusat agar dapat tereallisasi,” katanya.

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaAneka Kreasi dan Model Hijab
Artikel berikutnyaPeran Suporter PSS Sleman yang Mendunia
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya