Beranda Hukum Narkoba Residivis Narkoba Ini Kembali Ditangkap karena Edarkan Sabu

Residivis Narkoba Ini Kembali Ditangkap karena Edarkan Sabu

130
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung saat menginterogasi tersangka Wahyudi dan Riski, Kamis (26/1/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan, tersangka Wahyudi alias Ateng merupakan sebagai pengedar, sedangkan Riski Fadilah sebagai kurir. Menurutnya, tersangka Wahyudi alias Ateng merupakan residivis kasus narkoba.

“Wahyudi sebelumnya pernah terjerat dalam kasus yang sama (narkoba), tersangka kembali ditangkap karena mengedarkan sabu-sabu,”ujarnya, Kamis (26/1/2017).

Murbani mengutarakan, tersangka Wahyudi mendapatkan pasokan sabu-sabu, dari seorang bandar berinisial AJ yang saat ini masih dalam pencarian petugas. Setelah sabu-sabu sudah diterima Wahyudi dari AJ (DPO), lalu Wahyudi menghubungi Riski untuk mengambil barang haram tersebut di rumahnya di Jalan Endro Suratmin, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame.

“Riski mengambil sabu-sabu itu, lalu diantarkan kepada para pemesannya sesuai intruksi dari Wahyudi. Setelah sabu-sabu sampai ke pemesannya, Riski dapat upah pakai sabu-sabu gratis dari Wahyudi,”ungkapnya.

Sedangkan Wahyudi, kata Murbani, setelah sabu-sabu habis terjual semua, tersangka menyetorkan uang hasil penjualan tersebut ke AJ (DPO) dengan ditransfer melalui bank.

“Dari bisnis haramnya itu, Wahyudi selain dapat upah uang juga dapat upah pakai sabu-sabu gratis dari AJ,”terangnya.

Dikatakannya, dari keterangan Wahyudi, petugas sempat memburu AJ di tempat persembunyiannya. Namun saat digrebek, tersangka AJ sudah tidak ada di tempat tersebut.
Tersangka AJ melarikan diri lebih dulu, sebelum petugas datang untuk menangkapnya.

Diketahui, petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, meringkus Wahyudi alias Ateng dan Riski Fadilah saat akan transaksi di sebuah rumah di Jalan Endro Suratmin, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, pada Kamis (19/1/2017) lalu sekitar pukul 12.30 WIB.

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita barang bukti dua paket sedang sabu-sabu seberat 8,36 gram dan satu buah timbangan digital.