Beranda Hukum Kriminal Residivis Pencuri Sapi Ini Dibekuk Polisi Usai Membegal

Residivis Pencuri Sapi Ini Dibekuk Polisi Usai Membegal

953
BERBAGI
Kapolres Lampung Tengah, AKBP Slamet Wahyudi saat mengintrogasi tersangka Dedi Alis Deded (30), pelaku pembegalan dan seorang residivis kasus pencurian ternak.
Kapolres Lampung Tengah, AKBP Slamet Wahyudi saat mengintrogasi tersangka Dedi Alis Deded (30), pelaku pembegalan dan seorang residivis kasus pencurian ternak.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

LAMPUNG TENGAH-Meski sudah dua kali masuk bui dan menjalani hukuman tindak pidana kasus pencurian ternak sapi, ternyata tidak membuat jera tersangka Dedi Alis Deded (30).

Dedi kembali harus dijebloskan ke dalam sel tahanan setelah ditangkap  Tim Tekab 308 Polres Lampung Tengah di rumahnya di Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunung Sugih karena membegal pegawai swalayan di Bandarjaya, Rabu lalu (22/8/2018).

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Slamet Wahyudi mengatakan tersangka Dedi merupakan salah satu pelaku pembegalan terhadap korban seorang pegawai Swalayan Bandarjaya, Erna Puji Lestari (24), warga Dusun II, Kampung Purworejo, Kecamatan Kota Gajah yang terjadi pada Hari Raya Idul Adha 1439 H kemarin, Rabu 22 Agustus 2018 lalu.

“Aksi pembegalan dilakukan tersangka Dedi saat korban hendak berangkat kerja dan melintas di Jalan Raya Kota Gajah, Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Rabu 22 Agustus 2018 lalu sekitar pukul 12.21 WIB,”ujarnya, Minggu 26 Agustus 2018.

AKBP Slamet Wahyudi mengungkapkan, penangkapan tersangka Dedi, dilakukan setelah mendapat laporan dari korban. Dari laporan itu, petugas langsung menindaklanjutinya dan bergerak melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan polisi menyebutkan aksi pembegalan itu dilakukan oleh tersangka Dedi. Saat itu juga, petugas langsung memburu tersangka dan berhasil menangkapnya di rumahnya di Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunung Sugih.

“Tersangka Dedi, berhasil ditangkap petugas saat berada di rumahnya tak lama setelah melakukan aksi pembegalan. Dari penangkapan itu, disita barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban,“ungkapnya.

Menurutnya, sepeda motor korban, sebelumnya sudah dijual oleh tersangka di daerah Gunung Sugih sebesar Rp 2,5 juta namun berhasil diamankan. Bahkan sepeda motor tersebut, sempat disamarkan tersangka Dedi dengan dipasangi skotlet (Ipis) pada bodi motornya.

“Tersangka dan barang bukti yang disita, saat ini diamankan di Mapolres guna dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,”ucapnya.

AKBP Slamet Wahyudi mengutarakan, aksi pembelan tersebut, dilakukan tersangka Dedi bersama seorang rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran petugas. Modusnya, kedua pelaku memepet motor korban menggunakan sepeda motor Satria FU warna hitam tanpa plat kendaraan. Kemudian menendang korban hingga terjatuh, saat itulah pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam dan langsung merampas motor korban.

Berdasarkan catatan kepolisian, kata Mantan Kapolres Sabang ini, tersangka Dedi bukan kali ini saja terlibat tindak pidana kejahatan. Tersangka merupakan seorang residivis kasus pencurian ternak sapi dan sudah dua kali masuk penjara, petugas kembali menangkap tersangka Dedi karena terlibat kasus pembegalan yang dilakukan tersangka bersama rekannya yang saat ini masih buron.

“Kasus pembegalan ini, untuk yang ketiga kalinya tersangka Dedi masuk penjara lagi dan tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara 12 tahun,”terangnya.