Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Ribuan Tenaga Honorer K2 Pemkab Lampura tak Bisa Daftar Penerimaan CPNS

Ribuan Tenaga Honorer K2 Pemkab Lampura tak Bisa Daftar Penerimaan CPNS

268
BERBAGI
Tes CPNS (Ilustrasi/net)

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Harapan ribuan tenaga honor kategori II Lampung Utara yang berusia di atas 35 tahun untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pupus sudah. Pasalnya, tenaga honor K II yang berusia di atas 35 tahun dipastikan tak dapat mengikuti penerimaan calon PNS pada bulan September tahun ini.

Kondisi ini kian diperparah dengan minimnya ketersediaan kuota penerimaan CPNS untuk K II Lampung Utara yang hanya berjumlah 14 orang. Jumlah ini jelas sangat jauh dari kata cukup karena total tenaga honor K II Lampura sendiri berjumlah 1.039 orang atau jika dipersentasekan hanya sekitar 1,7 persen saja.

“Umur maksimal tenaga honor K II yang dapat mendaftar untuk ikut tes CPNS harus 35 tahun pada 1 Agustus 2018. Di atas usia it‎u dipastikan pendaftaran mereka akan ditolak oleh sistem pendaftaran yang dilakukan secara online,” terang Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lampung Utara, Hamdani melalui ponselnya, Selasa (18/9/2018).

‎Hamdani mengatakan, pada penerimaan CPNS kali ini, Lampura hanya mendapat kuota CPNS sebanyak 332 orang untuk pelbagai formasi. Dari ke-332 kuota formasi itu, K II hanya mendapat jatah 14 formasi atau orang saja.

“Para tenaga honor K II berusia di atas 35 tahun juga tidak dapat mengikuti pendaftaran penerimaan CPNS melalui jalur umum,” kata dia.

Sementara mengenai berapa total tenaga honor K II Lampung Utara yang berusia di atas 35 tahun yang tak dapat mengikuti tes penerimaan CPNS, Hamdani mengaku pihaknya belum melakukan proses verifikasi.

“Kami belum verifikasi. Jadi sistem SSCN (penerimaan CPNS) yang otomatis (menolaknya jika di atas 35 tahun)” terang dia. ‎

Saat ditanya bagaimana nasib para tenaga honor K II yang terbentur usia saat mendaftar CPNS di masa mendatang, Hamdani mengatakan belum dapat memprediksi secara pasti ‎status mereka karena semua itu tergantung kebijakan pemerintah pusat.

“Secara resmi kami belum tahu bagaimana nasib K II ‎pasca penerimaan CPNS ini,” paparnya.

‎Adapun lokasi pelaksanaan tes CPNS Lampura bergabung dengan Metro. Penggabungan ini sesuai dengan hasil rapat bersama yang diikuti mereka dengan pihak terkait belum lama ini.

“Pertimbangannya kenapa bergabung dengan Metro karena alasan peralatan yang kurang memadai. Perkiraan tesnya akan dilakukan pada Oktober mendatang,” kata dia.

Untuk penerimaan CPNS kali ini, Kabupaten Lampura mendapat kuota CPNS sebanyak 332 orang.‎ Formasi kuota itu terdiri dari Tenaga Guru 109 Orang, Tenaga Kesehatan 187 Orang, Tenaga Tekhnis 22 orang dan dari Kategori II (K2) guru sebanyak 14 orang.

Loading...