Ridho Ficardo dan 28 Gubernur Terima Baret dan Brevet dari TNI

Gubernur Ridho Ficardo berjabat tangan dengan Jenderal Moeldoko
Bagikan/Suka/Tweet:
Teraslampung.com — Gubernur Lampung Ridho Ficardo menjadi salah satu penerima baret dan brevet dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Penyematan baret brevet tersebut dilakukan pada acara  pembukaan acara HUT TNI ke-69, di Mabes AL, (Koarmatim) Dermaga Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/10).

Penyematan baret kehormatan dari Mabes TNI. Baret berwarna hitam dengan emblem lambang Mabes TNI kepada Ridho dan 28 gubernur lain itu dilakukan langsung oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Selain Ridho, gubernur yang mendapatkan baret dan brevet antara lain Gubernur Banten Rano Karno, Gubernur Kalbar Cornelis, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Sebelumnya para Gubernur seolah-olah melakukan operasi militer seperti operasi heli, operasi penembakan, dan operasi senyap dengan perahu karet.

Menurut  Panglima TNI Jenderal Moeldoko, pemberian baret dan brevet diberikan karena sebagai penghargaan dedikasi para gubernur kepada negara. Moeldoko pun mempersilakan kepada para gubernur untuk mengenakan baret dan brevet saat acara-acara TNI dilakukan.

“Saya izinkan untuk mengenakan brevet saat ada apel dan upacara bendera yang dilakukan TNI. Saya persilakan,” ujar Moeldoko usai acara pembaretan.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengungkapkan bahwa kerja sama antara gubernur dengan TNI bersifat simbiosis mutualisme. Menurut Moeldoko, jika keamanan suatu daerah dapat berjalan baik maka perekonomian dapat berkembang.

“Prajurit saya dapat kesejahteraan. Alutsista, gaji prajurit bisa naik. Pemerintah memang menaikan gaji TNI 6 persen, tapi masih kurang. Take home pay prajurit saya hanya Rp 3,4 juta. Masih sangat kecil,” tutur Moeldoko mengakhiri acara.