Beranda News Pilgub Lampung Ridho Ficardo Proyeksikan Lamsel Sebagai Pusat Industri dan Pariwisata

Ridho Ficardo Proyeksikan Lamsel Sebagai Pusat Industri dan Pariwisata

182
BERBAGI

LAMPUNG SELATAN – Calon Gubernur Lampung nomor urut 1, Ridho Ficardo, akan menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai salah satu pusat kawasan industri dan pengembangan kepariwisataan di Lampung. Hal itu diungkapkan Ridho saat berkunjung di Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang, Jumat (5/4).

Proyeksi itu menurut Ridho sesuai dengan program strategis yang sudah digulirkan dalam kurun waktu 3 tahun. Mulai program pembangunan infrastruktur, kelautan, hingga kepada pertanian, yang berdampak langsung kepada peningkatan roda perekonomian masyarakat dan SDM.

“Pembangunan jalan tol, jalan provinsi, dan jalan desa akan sia-sia kalau SDM Lampung tidak ikut meningkat. Dengan adanya penunjang untuk bapak ibu semua otomatis SDM bisa meningkat. Semua ingin ada peningkatan tidak?” tanya Ridho kepada para warga desa yang hadir.

Dalam pertemuan dengan warga setempat, pasangan Bachtiar Basri ini juga menerima beberapa masukan.

Kuswanto (50), mewakili guru honor di sekolah swasta, mengharapkan Ridho tetap melanjutkan program pendidikan yang berpihak kepada para guru honorer

Sementara itu, Pairin (47), meminta jalan alternatif masuk Tanjung Bintang – Talang Jawa – Way Sulan, yang terlalu sempit sehingga macet, agar dikepemimpinan Ridho selanjutnya bisa dilebarkan.

“Saya ucapkan terimakasih pak, program infrastruktur yang bapak gulirkan sudah kami rasakan betul. Harapan saya jalan alternatif bisa ikut menjadi perhatian Pak Ridho,” harap Pairin.

Ditempat yang sama, Nislatin (56) kordinator pengajian Ar-Ridho dari Kecamatan Tanjung Bintang mengucapkan terimakasih atas program wisata rohani yang selama ini diusung oleh Pemerintah Provinsi Lampung selama Ridho Ficardo menjabat sebagai gubernur.

“Alhamdulillah tahun 2018 ini sudah 50 orang yang berangkat wisata rohani walisongo, dan masih ada 50 orang lagi yang siap berangkat pada termin berikutnya. Kami masyarakat sangat senang dan berterimakasih sama pak gubernur,” ungkapnya.

Sementara itu, Sumiran (58), yang berprofesi sebagai petani mengaku, semenjak pemerintahan Ridho Ficardo, kondisi jalan semakin membaik.

“Dulu dari sini ke tanjung karang bisa lebih dari 3 jam. sekarang berkat perbaikan jalan yang dilakukan Pak Ridho, jarak tempuh ke karang paling 30 menitan. Saya berharap Pak Ridho bisa lanjut dua periode supaya jalan-jalan yang rusak di provinsi ini dibagusin semua,” harap Sumiran.

Menanggapi aspirasi dan masukan dari para warga, Ridho mengatakan, saat ini pemerintah provinsi sudah menganggarkan Rp30 miliar untuk insentif guru honor. Dan memang untuk saat ini yang diperioritaskan adalah guru honor SMA/SMK. Pasalnya, SMA/SMK adalah kewenangannya langsung berada di bawah provinsi.

“Insya Allah, kedepan bisa kita tambah anggarannya yah. Saat ini justru saya sedang berusaha agar guru honor dapat segera di angkat menjadi PNS, biar lebih sejahtera,” ucapnya, yang turut diamini seluruh warga.

Untuk persoalan jalan alternatif , sambung Ridho, akan dilakukan pengecekan ulang agar dapat ditangani segera dengan tepat. “Insya Allah, harapan masalah jalan ini gak pakai lama,” tegas Ridho.